DLH Kabupaten Tegal Mendapatkan Program Pendampingan dari Indonesia Salid Waste Association

DLH Kabupaten Tegal Mendapatkan Program Pendampingan dari Indonesia Salid Waste Association

KERJA SAMA - Pj bupati Tegal memandatangai kerjasama program pendamingan InSWA.-HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI -

SLAWI, DISWAYJOGJA -  Kado terindah di sela rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-423 tahun ini didapatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal. Sebab, dari hasil penilaian yang kompetitif dari 9 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Kabupaten Tegal merupakan satu-satunya kabupaten/ kota yang terpilih untuk mendapatkan pendampingan program CLOCC dari Indonesia Salid Waste Association (InSWA).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal Muchtar Mawardi menyatakan bahwa pemilihan kabupaten tersebut bukan tanpa alasan. Kabupaten Tegal terpilih karena memiliki program desa merdeka sampah, memiliki bentang alam yang unik.

BACA JUGA:DLH Jateng Sentil Pengelolaan Limbah 2 Pabrik di Mintaragen Tegal

Mulai dari darat dan laut, sesuai dengan tujuan program CLOCC, yaitu mencegah sampah ke laut dari komunitas bersih,ujarnya.

Selebihnya, adanya kolaborasi yang baik antar OPD yang dipimpin oleh sekretaris daerah yang bersedia menjadi dirijen kolaborasi multipihak untuk pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kabupaten Tegal termasuk kabupaten ke-3 setelah Tabanan dan Banyuwangi yang tersentuh program pendampingan InSwa.

Kita mengikuti kompetisi diantara 9 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan mengerucut menjadi 4 kabupaten/kota. Sebelum akhirnya ditetapkan menjadi satu-satunya yang lolos sebagai pemenang,” ujarnya.

Program pendampingan ini nantinya berupa kerja sama dalam pembuatan rencana induk pengelolaan sampah di Kabupaten Tegal, temasuk membuat desa desa percontohan.

Pj Bupati Tegal Agustyarsyah memberi apresiasi atas hal ini. Menurut dia, melalui pendampingan ini, Kabupaten Tegal akan memiliki Rencana Induk Pengelolaan Sampah. Dengan tujuan mencegah dan mengurangi secara signifikan sampah laut dan sampah plastik di negara-negara mitra (salah satunya Indonesia).

Melalui peningkatan kapasitas pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah," ungkapnya.

BACA JUGA:DLH Kota Tegal Dukung HUT ke-2 Asobsi, Acaranya Senam Masal Hingga Tukar Sampah Plastik

Dia berharap, terjalinnya kerja sama dengan InSWA menjadi langkah riil pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah yang melanda. InSWA akan membantu pemerintah dalam hal pelatihan pemangku kepentingan pengelolaan sampah di Kabupaten Tegal.

"Penyusunan master plan pengelolaan sampah di kabupaten dan peningkatan tingkat daur ulang material dari sampah dalam hal ini adalah aktivasi TPS3R,tegasnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: