Papan Nama DPRD hingga ATM Rusak, Begini Kondisi Malioboro Kamis Pagi

Kamis 29-10-2026,14:55 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

“Harapan besar kami, mari ke depannya kalau ingin menyampaikan aspirasi, menyampaikan mungkin saran kritik, bisa dengan cara yang baik, bisa dengan cara yang bijak dan damai aja ya,” jelas Ni Made.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Aspirasi yang masuk, kata dia, akan difasilitasi atau ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah.

BACA JUGA : 32 Peserta Aksi yang Diamankan Saat Ricuh di DPRD DIY Dipulangkan

BACA JUGA : Suasana Malioboro Masih Ramai, Aksi di DPRD DIY Berujung Ricuh pada Malam Hari

“Jadi jangan membuat ketakutan juga bagi masyarakat. Ini dampaknya sangat luas. Kita pemerintah daerah mendengarkan apa yang menjadi aspirasi teman-teman semua dan ini sesuai dengan kewenangan kita semua akan kita fasilitasi ataupun kalau itu menjadi kewenangan daerah akan kita tindak lanjuti,” tuturnya.

Sejak Kamis pagi, puluhan petugas PUPKP Kota Yogyakarta turun ke sejumlah lokasi untuk membersihkan sisa kericuhan. Pekerjaan meliputi pembersihan coretan dan pengecatan ulang bagian fasilitas yang terdampak vandalisme.

Budi, salah seorang petugas PUPKP Kota Yogyakarta, mengatakan pekerjaan dilakukan agar tampilan fasilitas umum kembali seperti sebelum kericuhan.

“Ini membersihkan coret-coretan waktu demo tadi malam, kemudian mengecat lagi supaya kondisinya kembali seperti semula,” terang Budi.

Kerusakan ditemukan di beberapa titik, termasuk di sekitar Gedung DPRD DIY. Namun, jumlah keseluruhan fasilitas yang terdampak maupun nilai kerugian belum diketahui secara pasti karena masih menunggu pendataan lebih lanjut.

BACA JUGA : Sri Sultan HB X Tegaskan Demonstrasi Tak Dilarang, Jaga Warga Diminta Tak Berhadapan dengan Massa

BACA JUGA : Mau ke Malioboro Hari Ini? Simak Skema Rekayasa Lalu Lintas Saat Aksi 28 Oktober

Sementara itu, puluhan personel kepolisian masih berjaga di sekitar Gedung DPRD DIY pada Kamis pagi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi susulan.

Kericuhan pada Rabu malam terjadi setelah sekelompok massa yang belum diketahui identitasnya terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian. 

Diberitakan sebelumnya, kelompok tersebut melemparkan petasan, kembang api, dan batu ke arah petugas. Keributan juga dilaporkan terjadi dengan sejumlah juru parkir di Jalan Perwakilan, kawasan Malioboro.

Situasi semakin memanas ketika polisi berupaya membubarkan massa. Aparat kemudian mengerahkan personel pengendali massa untuk mendorong kelompok tersebut menjauh dari kawasan pusat kota.

Dalam penanganan kejadian tersebut, polisi mengamankan sejumlah orang. Salah seorang di antaranya disebut diduga membawa senjata tajam. Identitas dan perkembangan pemeriksaan terhadap orang-orang yang diamankan masih perlu merujuk pada keterangan resmi kepolisian.

Kategori :