Gedruk Lereng Merapi, Tarian Raksasa yang Mengajak Manusia Menjaga Alam

Selasa 13-10-2026,19:34 WIB
Reporter : Dhani Irawan
Editor : Syamsul Falaq

Dengan gerakan yang enerjik dan kostum yang khas, Gedruk memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton. Pertunjukannya dapat dinikmati sebagai hiburan sekaligus menjadi pengingat bahwa tradisi lokal menyimpan nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Hadir dalam Upacara Adat hingga Hajatan

Kelompok Gedruk Merapi juga kerap tampil dalam berbagai kegiatan masyarakat. Mulai dari acara kesenian, upacara adat, hingga hajatan keluarga menjadi ruang bagi mereka untuk mempertunjukkan kemampuan sekaligus memperkenalkan tradisi kepada khalayak yang lebih luas.

BACA JUGA : Berkarya di Jogja, Manfaatkan Media Sosial, Lukisan Seniman Ini Melanglang Buana hingga Luar Negeri

BACA JUGA : Disbud DIY Respons Polemik Penerima Apresiasi Seni Anak 2026, Juri dan Orang Tua Akan Dipanggil

Devi menyebut, kelompoknya biasa mendapat undangan untuk tampil dalam kegiatan adat seperti Merti Dusun. Di wilayah lain, kesenian tradisional juga dapat hadir dalam kegiatan sadranan, syukuran, hingga pernikahan.

“Biasanya untuk acara seperti ini, upacara adat seperti Merti Dusun atau kalau di Gunungkidul ada sadranan. Kemudian ada hajatan, syukuran, sampai pernikahan,” jelasnya.

Kehadiran Gedruk dalam berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Pertunjukan bukan hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga ruang pertemuan antargenerasi dalam suasana kebersamaan.

Untuk satu kali pertunjukan, kelompok Gedruk Merapi dapat melibatkan sekitar 12 hingga 15 personel. Jumlah tersebut menyesuaikan kebutuhan dan personel yang tersedia.

BACA JUGA : KPRY Akan Hadirkan Karya Teman Disabilitas dalam Lokakarya Seni di IFI Yogyakarta

BACA JUGA : Serunya Orang Tua dan Anak Belajar Mengenal Proses Erupsi Gunung di Museum Gunungapi Merapi Sleman

Melalui setiap penampilan, Devi dan kelompoknya berupaya menjaga agar Gedruk tetap hidup di tengah masyarakat. Harapannya, kesenian ini tidak hanya dikenal karena gerakannya yang gagah atau kostumnya yang memikat, tetapi juga karena cerita dan pesan yang dibawanya.

Kategori :