SLEMAN, diswayjogja.id – Belajar tentang gunung berapi tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Di Museum Gunungapi Merapi, anak-anak bisa melihat langsung berbagai peraga, menyaksikan dokumentasi letusan, hingga mencoba simulasi yang menggambarkan bagaimana sebuah gunung api mengalami erupsi.
Pengalaman tersebut dirasakan Hajid Hikmatiyar bersama putranya, Afnan, ketika berkunjung ke Museum Gunungapi Merapi di Sleman. Kunjungan itu pun berubah menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan Afnan tentang gunung api yang selama ini mungkin hanya dikenalnya dari buku atau pemberitaan.
Menurut Hajid, salah satu bagian yang paling menarik bagi anak-anak adalah maket atau simulasi gunung api. Pengunjung dapat menekan tombol untuk melihat gambaran proses erupsi, lengkap dengan suara dan efek asap yang keluar dari miniatur gunung.
BACA JUGA:Destinasi Edukasi Favorit di Kota Kembang, Peradaban Masyarakat Sunda di Museum Sri Baduga
BACA JUGA:Wisata Edukasi Sejarah Bumi di Museum Geologi Bandung jadi Destinasi Favorit Liburan Keluarga
"Ada seperti tombol dan gunung-gunung, seperti simulasi gunung yang mengeluarkan asap. Misalnya kita tekan tombol, nanti gunungnya tiba-tiba mengeluarkan suara, kemudian merah-merah dan mengeluarkan asap. Itu simulasi erupsi," kata Hajid kepada diswayjogja, Kamis (10/9/2026)
Bagi Hajid, pengalaman tersebut menjadi cara yang lebih mudah bagi anak untuk memahami fenomena alam. Apalagi, Museum Gunungapi Merapi tidak hanya menampilkan sejarah letusan Merapi, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai kegunungapian dan kebencanaan.
"Kami ke Museum Merapi dalam rangka mengikuti lomba. Setelah selesai lomba, saya dan anak-anak masuk ke Museum Merapi melihat dokumentasi tentang Gunung Merapi yang pernah meletus di tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.
Dari kunjungan tersebut, Hajid juga berusaha menjelaskan kepada putranya bahwa Gunung Merapi bukan hanya memiliki potensi bahaya. Di balik erupsi, gunung api juga memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan masyarakat.
BACA JUGA:Eksplorasi Wisata Edukasi Terbaru di Solo, dan Atraksi Robot Pintar Tahir Solo Museum
BACA JUGA:Tak Sekadar Wisata Sejarah, Museum Soeharto Kini Jadi Favorit Pelajar Belajar Kebangsaan
"Saya menjelaskan kepada anak-anak bagaimana Gunung Merapi itu bisa bermanfaat ketika terjadi letusan gunung berapi. Itu sangat menarik untuk anak-anak," katanya.
Afnan, putranya juga menemukan pengalaman yang tidak kalah menarik. Salah satunya ketika melihat simulasi rumah yang menggambarkan kondisi bangunan setelah terkena awan panas.
"Disini aku melihat ada seperti rumah atau simulasi rumah yang terkena awan panas. Mengerikan, ya, sangat mengerikan," kata Afnan.