Daftar Warung Cabuk Rambak Autentik Paling Dicari Wisatawan di Solo

Minggu 16-08-2026,20:02 WIB
Reporter : Tri Diah Aprilia
Editor : Syamsul Falaq

diswayjogja.id - Berwisata ke Kota Surakarta atau yang lebih dikenal dengan sebutan Solo selalu menyisakan kenangan manis, terutama bagi para pencinta petualangan kuliner Nusantara. Dikenal sebagai salah satu kota budaya yang kaya akan tradisi luhur, Solo menyimpan berbagai macam warisan kuliner otentik yang tidak mudah ditemukan di daerah lain. Di tengah gempuran tren makanan modern dan kafe kekinian yang menjamur di berbagai sudut kota, eksistensi jajanan tradisional tetap berdiri kokoh berkat kecintaan masyarakat lokal serta para pelancong yang senantiasa memburunya.

Salah satu kuliner tradisional khas Solo yang memiliki tempat istimewa di hati para penikmat kuliner adalah cabuk rambak, sebuah penganan unik yang sarat akan nilai sejarah. Makanan ini terdiri atas irisan ketupat lembut yang disiram dengan saus kental berwarna kecokelatan yang terbuat dari perpaduan biji wijen sangrai dan parutan kelapa. Nama cabuk sendiri diambil dari kata wijen, sementara rambak merujuk pada kerupuk pendamping yang kini sering digantikan oleh karak renyah khas Solo. Perpaduan rasa gurih, aroma rempah wijen yang khas, serta tekstur ketupat yang empuk menjadikan hidangan sederhana ini sangat berkesan sejak suapan pertama.

Meskipun sebagian orang menganggap cabuk rambak sebagai camilan pengganjal perut karena porsinya yang relatif ringan, banyak pula wisatawan yang menjadikannya sebagai menu utama sarapan pagi maupun santapan malam yang menghangatkan suasana. Keunikan dari kuliner ini terletak pada proses penyajiannya yang kerap menggunakan pincuk daun pisang, memberikan sentuhan tradisional yang semakin membangkitkan nostalgia masa lalu. Sayangnya, seiring dengan perkembangan zaman, penjual cabuk rambak otentik mulai jarang ditemui, sehingga mengetahui titik-titik warung legendaris yang masih aktif beroperasi menjadi informasi yang sangat berharga bagi para pelancong.

Bagi Anda yang sedang merencanakan agenda liburan ke Kota Solo dalam waktu dekat dan ingin mencicipi kelezatan kuliner langka ini, menyimak panduan lengkap adalah langkah awal yang paling tepat. Artikel ini akan mengupas secara mendalam mengenai lima rekomendasi tempat makan cabuk rambak paling populer di Solo, lengkap dengan informasi jam operasional dan kisaran harga terjangkau. Mari simak ulasan selengkapnya berikut ini untuk mempersiapkan petualangan rasa yang memuaskan di Kota Bengawan.

BACA JUGA : Promo Hari Kemerdekaan Liburan Edukatif Bawah Laut dengan Tiket Masuk Sea World Ancol

BACA JUGA : Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya (KBS) Terbaru Beserta Tarif Wahana Permainannya

Nasi Liwet & Cabuk Rambak Bu Parmi

Destinasi pertama yang sangat direkomendasikan bagi para pelancong pencinta kuliner malam adalah Nasi Liwet & Cabuk Rambak Bu Parmi yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Nomor 241, Kratonan. Warung yang buka setiap hari mulai pukul 18.00 hingga 23.00 WIB ini menawarkan seporsi cabuk rambak dengan bumbu wijen sangrai yang sangat gurih dan harum. Selain cabuk rambak seharga mulai Rp 7.000, tempat ini juga menyediakan nasi liwet hangat serta ketan puli, memungkinkan pengunjung menikmati berbagai menu tradisional sekaligus dalam satu kunjungan malam yang menyenangkan di kawasan Pasar Kliwon.

Nasi Liwet & Cabuk Rambak 

Pilihan menarik berikutnya yang patut disinggahi di kawasan Laweyan adalah Nasi Liwet & Cabuk Rambak Lestari yang terletak di Jalan Kiai Haji Samanhudi Nomor 75. Beroperasi mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, warung ini menyajikan cabuk rambak dengan racikan bumbu rahasia berupa perpaduan kelapa sangrai dan wijen sangrai yang menghasilkan rasa gurih mendalam. Dengan banderol harga mulai dari Rp 9.000 saja, pengunjung juga dapat mencicipi aneka jajanan pasar tradisional pendamping seperti ketan bubuk kedelai dan kue lopis tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Nasi Liwet & Cabuk Rambak Bu Hadi

Bagi wisatawan yang gemar menikmati suasana malam Kota Solo hingga larut, Nasi Liwet & Cabuk Rambak Bu Hadi di kawasan Gajahan, Pasar Kliwon, menjadi pilihan yang sangat pas. Warung legendaris ini memiliki jam operasional yang cukup panjang, yakni mulai pukul 19.00 hingga tengah malam (00.00 WIB), menjadikannya destinasi favorit para pemburu kuliner malam. Menikmati seporsi cabuk rambak berbalut bumbu wijen gurih yang meresap sempurna bersama nasi liwet di bawah temaram lampu jalan Solo akan memberikan pengalaman bersantap malam yang sangat syahdu.

BACA JUGA : Berburu Wisata Murah di Bogor Dairyland Puncak Hadirkan Potongan Harga Tiket 23 Persen

BACA JUGA : Wisata Murah Saloka Theme Park Hadirkan Diskon Tiket Masuk Rp 20 Ribu Pemegang KIA Sukoharjo

Pecel Ndeso Yu 

Kategori :