Dermaga Cinta Gajahwong Berpotensi Aktif Lagi, Wisata Perahu Segera Dikaji

Minggu 26-07-2026,19:23 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta membuka peluang menghidupkan kembali Dermaga Cinta Sungai Gajahwong sebagai destinasi wisata air. 

Revitalisasi kawasan tersebut tengah dikaji dengan fokus pada perbaikan infrastruktur, pendangkalan sungai, hingga penyediaan armada perahu agar wisata susur sungai dapat kembali beroperasi.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, sebelum wisata perahu kembali dijalankan, Pemkot akan memastikan kondisi kapal dan aspek keselamatan memenuhi standar. Selain itu, penanganan sedimentasi sungai juga menjadi perhatian utama.

"Saya melihat kondisi kapal dan aspek keamanannya. Jika memungkinkan, Dermaga Cinta akan kita hidupkan kembali. Untuk pendangkalan sungai akan kita koordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai, sedangkan bantuan perahu akan diupayakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta," ujar Hasto saat mengunjungi Dermaga Cinta di kawasan Sungai Gajahwong, Minggu (26/7/2026).

BACA JUGA : Mahasiswa Temukan Popok hingga Styrofoam di Sungai Code, Pemkot Jogja Siapkan Rencana Temporary Barrier

BACA JUGA : Anggaran Rp12 Miliar per Tahun Belum Cukup, Penataan Bantaran Sungai Jogja Dilakukan Bertahap

Menurutnya, kawasan Dermaga Cinta memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis sungai yang dapat melengkapi daya tarik Kota Yogyakarta.

Namun, dia menegaskan pengembangan wisata tersebut harus diawali dengan upaya memperbaiki kualitas lingkungan Sungai Gajahwong.

"Kita ingin membersihkan sungai dari sampah dan berbagai limbah karena tujuannya untuk kesehatan masyarakat. Kalau sungainya bersih, warganya juga sehat," katanya.

Hasto juga menyoroti kualitas air Sungai Gajahwong yang masih mengandung bakteri E. coli cukup tinggi. Kondisi itu dinilai perlu segera diperbaiki karena masih banyak warga yang memanfaatkan air sumur yang dipengaruhi rembesan sungai.

BACA JUGA : Buang Sampah ke Sungai di Kota Yogyakarta Akan Ditindak Setelah Jalur Patroli Rampung

BACA JUGA : Soroti Bantaran Sungai, Sri Sultan dan Fahri Hamzah Bahas Masa Depan Permukiman Yogyakarta

"Kali Gajahwong ini E. coli-nya masih cukup tinggi. Itu menunjukkan kualitas airnya belum memenuhi standar. Karena masih banyak warga menggunakan air sumur yang dipengaruhi rembesan sungai, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti diare," jelasnya.

Pihaknya optimistis pengembangan kembali Dermaga Cinta dapat terwujud karena masyarakat masih memiliki kepedulian terhadap keberadaan sungai.

"Masyarakat menunjukkan kecintaan terhadap sungai melalui kegiatan seperti lomba mancing ini. Sayang jika fasilitas yang sudah dibangun dibiarkan tidak berfungsi. Karena itu, kita akan menghidupkan kembali Dermaga Cinta," terang Hasto.

Kategori :