Gunungkidul Sambut Model Belajar Menyenangkan, Kolaborasi dengan Oreo Penguat Program Bocah Pinter

Rabu 22-07-2026,16:44 WIB
Reporter : Dhani Irawan
Editor : Syamsul Falaq

GUNUNGKIDUL, diswayjogja.id – Meningkatkan kualitas pendidikan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar setiap anak memiliki kesempatan belajar yang lebih baik dan menyenangkan.

Semangat itu disampaikan Staf Ahli Bupati Gunungkidul, Supriyanto, saat menyambut kolaborasi dunia usaha dan organisasi pendidikan dalam program pembelajaran interaktif di sejumlah sekolah di Kabupaten Gunungkidul.  Kali kegiatan dipusatkan di Sekolah Dasar Mentel 1, Tanjungsari Gunungkidul, Rabu (22/7)  Menurut Supriyanto, program Oreo Berbagi Seru  yang memperkenalkan pendidikan yang menyenangkan bersama Indonesia Mengajar tersebut sejalan dengan prioritas daerah melalui Program Bocah Pinter yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan. 

"Peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kolaborasi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dunia usaha, masyarakat, dan para guru memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem belajar yang lebih baik," ujarnya.

Supriyanto mengatakan lima sekolah yang mengikuti program ini akan menjadi percontohan sebelum praktik baiknya diperluas ke sekolah lain. Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus berupaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menangani sekolah-sekolah yang masih membutuhkan perbaikan.

BACA JUGA : 37 Daerah Rumuskan Solusi Pendidikan di KPI 2026 dan Strategi Atasi Anak Tidak Sekolah

BACA JUGA : Ratusan Tokoh Pendidikan Berkumpul di Sleman, Bahas Empat Isu Strategis Pendidikan Nasional

Senada, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, menjelaskan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan akan diterapkan secara bertahap mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP. Guru yang telah mengikuti pelatihan nantinya akan mendapat pendampingan sekaligus berbagi pengalaman kepada sekolah lain agar manfaatnya semakin luas.

"Program pembelajaran yang menyenangkan ini akan diterapkan secara bertahap mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP sebagai bagian dari penguatan Program Bocah Pinter. Guru-guru yang telah mengikuti pelatihan akan didampingi dan dimonitor pelaksanaannya di sekolah, kemudian diwajibkan membagikan praktik baik kepada sekolah lain agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas. Kami berharap kolaborasi dengan dunia usaha seperti Oreo Berbagi Seru terus berlanjut karena peningkatan kualitas pendidikan memerlukan dukungan dari berbagai pihak."

Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi antara Oreo dan Indonesia Mengajar dalam program Oreo Berbagi Seru. Program ini menghadirkan alat belajar interaktif untuk literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris, sekaligus memberikan pelatihan kepada guru, orang tua, dan komunitas agar proses belajar menjadi lebih aktif dan menyenangkan.

Senior Marketing Oreo, Kevin Stefano, mengatakan pihaknya percaya anak akan lebih mudah memahami pelajaran ketika belajar dilakukan melalui aktivitas yang membuat mereka terlibat secara aktif.

BACA JUGA : Menkeu Purbaya: Desain Anggaran Pendidikan Sudah Lebih dari 20 Persen, Ini Penyebab Realisasi Turun

BACA JUGA : Pendidikan Khas Kejogjaan Resmi Diterapkan, Sri Sultan: Jangan Sampai Generasi Kehilangan Akar

"Oreo percaya bahwa proses belajar akan lebih efektif jika dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Karena itu, melalui program Oreo Berbagi Seru, kami mendonasikan playful learning kit atau alat belajar seru yang dikembangkan bersama Indonesia Mengajar untuk membantu anak-anak belajar sains, literasi, bahasa Inggris, dan numerasi melalui permainan. 

Program Oreo Berbagi Seru telah berjalan sejak 2024. Khusus pada 2026, kami melaksanakan program ini di tujuh provinsi dan tujuh kabupaten di Pulau Jawa dan Sumatera, dengan Kabupaten Gunungkidul menjadi lokasi kelima. Selain menyediakan alat belajar, kami juga mengadakan School Road Show untuk memberikan pelatihan kepada guru, orang tua, dan komunitas agar metode pembelajaran yang menyenangkan ini dapat diterapkan dan direplikasi di lebih banyak sekolah." pungkasnya.

Kategori :