Respons Wamentan, Mahasiswa UGM Minta Akses Papua Dibuka untuk Media dan Publik

Rabu 17-06-2026,19:29 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

Menanggapi pernyataan Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko yang menyebut dirinya tetap terbuka berdiskusi dengan mahasiswa, Gladwin menegaskan bahwa mahasiswa tidak pernah menolak dialog.  Menurutnya, yang menjadi persoalan adalah kepercayaan terhadap pihak yang mengajak berdiskusi.

BACA JUGA : Massa Kompas Demokrasi Gelar Aksi di Bundaran UGM, Minta Tiyo Hormati Legitimasi Organisasi

BACA JUGA :  Aksi Menuju Indonesia Bangkrut di Jogja, Mahasiswa UII Bawa 6 Tuntutan Soal BBM hingga MBG

"Kami tidak anti dialog atau diskusi. Tapi kami berdiskusi ketika kami percaya orang yang berdiskusi dengan kami berpihak kepada rakyat," tegasnya.

Dia juga menilai forum yang digelar di GIK UGM bukan forum diskusi yang benar-benar setara karena berlangsung setelah berbagai kebijakan pemerintah sudah ditetapkan.

"Forum yang diadakan kemarin bukanlah forum yang genuine. Ruang diskusi seperti itu tidak pernah benar-benar substantif," terangnya.

Gladwin menjelaskan bahwa kelompok mahasiswa yang hadir dalam aksi di GIK bukan hanya berasal dari satu organisasi, melainkan kumpulan berbagai mahasiswa yang memiliki keresahan serupa terhadap kondisi politik dan kebijakan pemerintah saat ini.

Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk ekspresi kekecewaan, kemarahan, dan ketidakpercayaan yang telah terakumulasi dalam waktu lama.

BACA JUGA : Seribuan Massa Aliansi Rakyat Memanggil di Gejayan, Desak Pemerintah Penuhi 10 Tuntutan Rakyat

BACA JUGA : ‘Kami Sudah Sangat Terjepit’, Curhat Relawan Muda di Tengah Aksi Rakyat Memanggil di Gejayan

"Kami merasa punya hak untuk mengekspresikan kekecewaan, kemarahan, dan ketidakpercayaan tadi karena selama bertahun-tahun kami merasa ditindas," imbuhnya.

Dia menambahkan, setelah penyampaian tuntutan dalam konferensi pers tersebut, mahasiswa akan terus melakukan konsolidasi internal dan tidak menutup kemungkinan kembali menggelar aksi di masa mendatang.

"Yang jelas sekarang kami harus meningkatkan kekuatan dan melakukan konsolidasi lagi. Tidak menutup kemungkinan kalau nanti kami akan aksi lagi," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menyayangkan dialog bersama mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang harus berakhir lebih cepat akibat situasi yang memanas pada Senin (15/6/2026) malam. 

BACA JUGA : Insiden GIK UGM: Saat Aktivis '98 Berhadapan dengan Gelombang Kritik Mahasiswa Masa Kini

BACA JUGA : Ricuh di GIK UGM, Sudaryono: Kami Datang untuk Berdialog Dengan Mahasiswa Dan Sudah Ijin Kampus UGM

Kategori :