YOGYAKARTA. Diswayjogja.id — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) melalui Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT yang digelar di Yogyakarta, kamis (21/5/2026).
Kegiatan ini menyasar generasi muda agar terhindar dari bahaya obat ilegal yang berisiko merusak kesehatan hingga memicu gangguan sosial. Obat-Obat Tertentu merupakan obat yang bekerja pada susunan saraf pusat dan berpotensi menimbulkan ketergantungan apabila digunakan tidak sesuai aturan medis. Beberapa jenis yang kerap disalahgunakan di antaranya Tramadol, Triheksifenidil, Haloperidol, Amitriptilin, Ketamin, hingga Dekstrometorfan. Kepala Balai Besar POM di Yogyakarta, Ani Fatimah Isfarjanti, S.Si., Apt., M.H mengatakan penyalahgunaan OOT menjadi ancaman serius karena obat-obatan tersebut sering dianggap aman dan mudah diperoleh. BACA JUGA : Sidak di Ritel Besar Kota Jogja, Pemkot dan BBPOM DIY Temukan Label Produk Belum Lengkap BACA JUGA : Pahami Kosmetik Aman BPOM dan Nyaman Digunakan Harian, Simak Rekomendasi Lengkapnya Berikut “Penyalahgunaan OOT merupakan ancaman tersembunyi. Obat ini sering dianggap aman, murah, dan mudah diakses, padahal penyalahgunaannya dapat menimbulkan halusinasi, gangguan perilaku, ketergantungan, kerusakan organ, gangguan mental berat, overdosis, bahkan kematian,” ujarnya. BPOM menilai penyalahgunaan OOT tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Yogyakarta, fenomena kekerasan jalanan atau klitih disebut menjadi salah satu persoalan sosial yang perlu diwaspadai kaitannya dengan penyalahgunaan obat. Meski demikian, BPOM menegaskan klitih tidak bisa disederhanakan semata-mata akibat penyalahgunaan obat. Namun, penggunaan obat yang memengaruhi saraf pusat dapat meningkatkan risiko perilaku agresif, impulsif, hingga menurunnya kontrol diri pada remaja. Data Balai Besar POM Yogyakarta menunjukkan daerah rawan temuan OOT meningkat hingga 19 kali lipat dalam tujuh tahun terakhir. Sepanjang 2018–2025, petugas telah menindak sebanyak 157.197 butir OOT dengan nilai mencapai lebih dari Rp207 juta. BACA JUGA : Rahasia Kulit Glowing? Berikut Rekomendasi Skincare Aman BPOM BACA JUGA : Pahami Kosmetik Aman BPOM dan Nyaman Digunakan Harian, Simak Rekomendasi Lengkapnya Berikut BPOM menyebut penanganan penyalahgunaan OOT dilakukan melalui dua pendekatan, yakni represif dan preventif. Pendekatan represif dilakukan lewat penegakan hukum dan pengawasan berbasis risiko, sedangkan langkah preventif dilakukan melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai tindak lanjut, BPOM akan memperkuat sejumlah program seperti Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT, Festival Musik Generasi Muda, hingga pembentukan Sentra Informasi Gerakan Antisipasi Penyalahgunaan OOT (SIGAP OM). Program tersebut diharapkan mampu memperluas edukasi kepada masyarakat serta mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mencegah penyalahgunaan obat di kalangan remaja.Bentengi Generasi Muda Dari Penggunaan OOT, BPOM Gencarkan Pencegahan
Jumat 22-05-2026,17:36 WIB
Reporter : Dhani Irawan
Editor : Syamsul Falaq
Kategori :
Terkait
Jumat 22-05-2026,17:36 WIB
Bentengi Generasi Muda Dari Penggunaan OOT, BPOM Gencarkan Pencegahan
Jumat 07-02-2025,15:03 WIB
Update Kasus PMK di Sleman: 313 Ternak Sakit, 147 Sembuh, Dua Ribu Lebih Dosis Vaksin Sudah Diluncurkan
Minggu 03-11-2024,20:11 WIB
Pemkot Jogja Berkomitmen Akhiri Epidemi HIV / AIDS Pada Tahun 2030 Mendatang
Sabtu 02-11-2024,16:25 WIB
Makin Liar dan Tidak Terkontrol, Cawabup Sleman Danang Maharsa Berharap Fenomena Klitih Bisa Segera Berakhir
Kamis 14-12-2023,16:00 WIB
Lakukan 7 Hal Ini Setelah Anda Makan Gorengan!
Terpopuler
Rabu 16-09-2026,11:00 WIB
Menjelajah Warisan Kekayaan Pangan Nusantara Umbi Lokal Asli Indonesia yang Kaya Manfaat
Rabu 16-09-2026,12:00 WIB
Spot Destinasi Liburan Terbaik Wisata Subang Paling Hits dan Instagramable yang Wajib Dikunjungi
Rabu 16-09-2026,13:00 WIB
Deretan Restoran Baru di Bali Paling Hits, Tempat Makan Estetik dan Kuliner Kekinian Viral
Rabu 16-09-2026,15:19 WIB
Ratusan Difabel Membatik Serentak di Yogyakarta, Karyanya Bakal Tampil di YIA
Rabu 16-09-2026,14:37 WIB
Empat Billboard Besar di Simpang Gramedia Yogyakarta Mendadak Dibongkar, Ini Alasannya
Terkini
Kamis 17-09-2026,09:00 WIB
Menyelami Kelezatan Autentik Bakmi Ncek Jalan Kelinci yang Bikin Ketagihan
Kamis 17-09-2026,08:00 WIB
Kuliner Legendaris Yogyakarta Ikonik Rasa Autentik Gudeg, Sate Klathak, dan Kuliner Malam Terbaik
Kamis 17-09-2026,06:52 WIB
Menaklukkan Puncak Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik, Menikmati Pesona Eksotis Nepal van Java
Rabu 16-09-2026,19:05 WIB