BANTUL, diswayjogja.id — Kasus hipertensi pada anak dan remaja di Indonesia dalam satu dekade terakhir menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan. Kondisi ini menjadi perhatian dunia kesehatan karena hipertensi di usia muda berpotensi berlanjut hingga dewasa dan memicu berbagai penyakit serius.
Ketua Prodi Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan UMY, Dr. dr. M. Bambang Edi Susyanto, SpA, M.Kes mengatakan peningkatan kasus hipertensi terlihat dari data Riskesdas yang menunjukkan prevalensi hipertensi usia 18–24 tahun naik dari 8,7 persen menjadi 13,2 persen dalam kurun lima tahun terakhir. Sebuah kenaikan yang cukup besar. Selain itu, hasil pemeriksaan kesehatan massal melalui program cek kesehatan gratis (CKG) juga menemukan ratusan ribu anak memiliki tekanan darah di atas normal. “Namun demikian hal itu tidak perlu memicu kepanikan berlebihan. CKG adalah kegiatan skrining, hasilnya perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan ulang sesuai standar diagnosis hipertensi pada anak,” kata Bambang saat dikonfirmasi diswayjogja Jumat (22/5/2026). BACA JUGA : Meski Jumlah Pasien Membludak, Layanan Kesehatan RSUD Brebes Kembali Beroperasi Lancar Pascalebaran BACA JUGA : Penemuan Jenazah di Bangunjiwo Bantul, Diduga Komplikasi Hipertensi Menurutnya, Kementerian Kesehatan RI bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia mengaitkan peningkatan hipertensi pada anak dengan pola hidup tidak sehat, terutama konsumsi makanan tinggi garam dan rendah aktivitas fisik. Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, ultra processed food, serta minuman kemasan dinilai menjadi salah satu pemicu meningkatnya tekanan darah pada anak dan remaja. Sementara pada anak usia di bawah enam tahun, hipertensi umumnya dipicu penyakit tertentu atau dikenal sebagai hipertensi sekunder, seperti radang ginjal, gagal ginjal, maupun kelainan bawaan. “Hipertensi pada anak cenderung berlanjut menjadi hipertensi pada usia dewasa,” ujarnya. BACA JUGA : RS di Sleman Siaga 24 Jam Perkuat Layanan Darurat dan Kesehatan Ibu-Anak BACA JUGA : Program Gizi dan TB Jadi Fokus Kesehatan Santri Jika tidak ditangani dengan baik, hipertensi dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti gagal ginjal, penyakit jantung, hingga gangguan penglihatan. Untuk mencegah hipertensi pada anak, Bambang menyarankan orang tua menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Anak dianjurkan rutin beraktivitas fisik, mengurangi konsumsi makanan tinggi gula dan garam, serta memperbanyak asupan serat dan makanan bergizi. Selain itu, pemeriksaan tekanan darah minimal setahun sekali juga penting dilakukan untuk mendeteksi gangguan kesehatan lebih awal. Dalam penanganannya, terapi hipertensi pada anak umumnya dimulai dengan perubahan gaya hidup sehat. Pemberian obat dilakukan apabila tekanan darah tidak membaik atau sudah mencapai tingkat tertentu yang berisiko menimbulkan gangguan organ tubuh.Alarm Peringatan Berbunyi, Kasus Hipertensi Pada Anak Meningkat Drastis
Jumat 22-05-2026,17:20 WIB
Reporter : Dhani Irawan
Editor : Syamsul Falaq
Kategori :
Terkait
Minggu 11-10-2026,15:59 WIB
Program Besar Pemerintah Berpotensi Ubah Gaya Hidup Kelas Menengah, Cerdik Mengatur Konsumsi dan Jaga Tabungan
Jumat 22-05-2026,17:20 WIB
Alarm Peringatan Berbunyi, Kasus Hipertensi Pada Anak Meningkat Drastis
Kamis 06-11-2025,14:57 WIB
Rekomendasi Burger Terenak di Jakarta yang Bisa Bikin Kamu Kenyang, Coba Disini Yuk
Sabtu 01-11-2025,13:02 WIB
Kuliner yang buka 24 Jam di Kawasan Jakarta Timur Penuhi Kebutuhan Gaya Hidup Fleksibel
Kamis 11-09-2025,17:30 WIB
Ingin Burger Enak di Jogja? Ini 4 Rekomendasi Tempatnya Pasti Menggoda dan Kekinian
Terpopuler
Minggu 18-10-2026,07:00 WIB
Kenduri Ageng GUnungkidul di Pantai Baron, 18 Kapanewon Bawa GUnungan dan Ingkung
Minggu 18-10-2026,08:00 WIB
Dari Limbah Dapur Jadi Pupuk Cair, Supriyadi Kembangkan Budidaya Kedelai Organik di Sleman
Minggu 18-10-2026,06:44 WIB
Ciptakan Aura Damai dan Solidaritas, Suporter Persebaya dan PSS Sleman Galang Dana untuk Korban Asap Karhutla
Minggu 18-10-2026,14:16 WIB
Kecelakaan Rombongan Suporter PSS Sleman di Tol Caruban, Mobil Hiace Naas Berisi 15 Orang Suporter
Minggu 18-10-2026,11:00 WIB
Daftar Menu Marugame Udon Terbaru Mulai Rp40 Ribuan Saja Ini Cita Rasa Autentik Jepan
Terkini
Minggu 18-10-2026,19:51 WIB
Menjelajah Kuliner Halal di Manado Terbaik di Pesisir Teluk yang Berkesan dan Nikmat
Minggu 18-10-2026,19:49 WIB
Kelezatan Kuliner Warisan Makan Siang Leluhur di Solo Paling Dicari yang Bikin Ketagihan
Minggu 18-10-2026,19:47 WIB
PSS Sleman Gagal Bawa Pulang Tiga Poin, Ditahan Persebaya 2-2 di GBT
Minggu 18-10-2026,17:23 WIB
704 Anak Bersaing di Lomba Matematika IMA, Bangun Percaya Diri Anak dan Menyukai Berhitung
Minggu 18-10-2026,17:22 WIB