SLEMAN, diswayjogja.id - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, aktivitas jual beli hewan kurban di Pasar Hewan Ambarketawang Gamping, Sleman, mulai meningkat.
Harga sapi pun terpantau mengalami kenaikan sekitar Rp1 juta per ekor dibandingkan sebelumnya.
Sekretaris Kelompok Ternak Karya Tunggal, Trisno Dulrahman, mengungkapkan bahwa tren penjualan tahun ini cukup positif dan lebih baik dibanding tahun lalu.
“Disini ada peningkatan sedikit, lumayan ini terjual lumayan banyak,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
BACA JUGA : Tak Ditemukan PMK, Peternak Diminta Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bersertifikat
BACA JUGA : Yogyakarta Bebas Rabies dan PMK, Vaksinasi Hewan Gratis Berlanjut 2026
Dia menyebut, kenaikan harga terjadi pada beberapa jenis sapi, terutama jenis limosin dan metal.
“Kenaikannya ya kurang lebih satu juta per ekor,” katanya.
Harga sapi yang dijual pun bervariasi, mulai dari Rp25 juta hingga Rp28 juta per ekor, tergantung jenis dan bobotnya. Bahkan, sejumlah pembeli sudah melakukan pemesanan jauh-jauh hari.
“Sekarang sudah dua bulan itu konsumen sudah mencari, sudah ada yang pesan dan DP,” jelasnya.
BACA JUGA : Kasus Evakuasi Hewan di Kota Jogja Meledak, 771 Laporan Didominasi Sarang Tawon dan Ular
BACA JUGA : Pastikan Daging Sapi Bebas Gelonggongan, Dinas Pertanian Yogyakarta Sidak Pasar
Dari total sekitar 40 ekor sapi yang tersedia, sebanyak 18 ekor di antaranya sudah terjual. Sementara itu, sekitar 30 ekor disiapkan khusus untuk kebutuhan kurban.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, memastikan bahwa ketersediaan hewan kurban di wilayahnya masih dalam kondisi aman hingga saat ini.
“Hari ini kita pantau, ketersediaan stok untuk hewan kurban kita masih mencukupi aman,” terangnya.