Surga Makanan Kuliner Paling Ikonik di Solo yang Bikin Kangen

Kamis 07-05-2026,11:55 WIB
Reporter : Tri Diah Aprilia
Editor : Syamsul Falaq

BACA JUGA : Pilihan Nasi Liwet Paling Enak di Solo yang Gurih dan Legendaris Wajib Dicoba

Timlo Solo Sastro

Timlo adalah sup khas Solo yang berisi sosis Solo, telur pindang, hati ampela, dan suwiran ayam. Kuahnya bening dan sangat segar, mirip dengan sop namun dengan isian yang lebih kompleks. Timlo Sastro di kawasan Pasar Gede adalah salah satu yang paling legendaris. Sejak pagi hari, kedai ini sudah dipadati pengunjung yang ingin mencicipi gurihnya sosis Solo yang dipotong-potong dan direndam dalam kuah panas.

Sate Buntel Hj. Bejo

Jika Anda pecinta daging kambing, Sate Buntel adalah menu yang haram untuk dilewatkan. Berbeda dengan sate biasa, sate buntel terbuat dari daging kambing cincang yang dibungkus dengan lemak tipis lalu dibakar. Hasilnya adalah sate yang sangat juicy dan aromatik. Warung Hj. Bejo merupakan langganan tetap keluarga Presiden Jokowi dan terkenal dengan bumbu kecapnya yang meresap sempurna hingga ke bagian dalam daging.

Tengkleng Klewer Bu Edi

Berlokasi di bawah gapura Pasar Klewer, Tengkleng Bu Edi adalah kuliner ekstrem yang sangat dicari. Tengkleng adalah masakan sejenis gulai namun dengan kuah yang lebih encer, berisi tulang belulang kambing dengan sedikit daging yang menempel. Sensasi "ngrikiti" atau menggerogoti tulang di pinggir jalan Pasar Klewer memberikan pengalaman kuliner yang sangat merakyat dan otentik.

Gudeg Ceker Margoyudan (Bu Kasno)

Bagi Anda yang suka kuliner malam, Gudeg Ceker Bu Kasno adalah tempatnya. Mulai buka sekitar pukul satu dini hari, tempat ini justru semakin ramai saat kota mulai terlelap. Gudeg khas Solo cenderung tidak semanis gudeg Jogja, dan ceker ayamnya dimasak hingga sangat empuk sehingga tulangnya pun hampir bisa dimakan. Menikmati gudeg di emperan toko sambil merasakan udara dingin Solo memiliki sensasi tersendiri.

Es Dawet Telasih Bu Dermi

Berada di dalam Pasar Gede, Es Dawet Bu Dermi adalah pelepas dahaga yang sempurna setelah lelah berkeliling pasar. Campuran bubur sumsum, ketan hitam, tape fadelan, dan biji telasih (selasih) disiram dengan santan dan gula cair. Rasanya manis, gurih, dan sangat menyegarkan. Kedai ini sudah berdiri turun-temurun dan tetap mempertahankan kualitas bahan bakunya yang alami tanpa pengawet.

Cabuk Rambak

Ini adalah kuliner langka yang semakin sulit ditemukan namun tetap legendaris. Cabuk Rambak terdiri dari ketupat yang diiris tipis, disiram dengan saus wijen putih yang dicampur dengan kemiri dan kelapa sangrai. Uniknya, hidangan ini disajikan dengan karak (kerupuk nasi) sebagai pelengkap. Meskipun terlihat sederhana, kombinasi rasa gurih saus wijen dan tekstur karak memberikan kesan rasa yang sangat unik dan khas Solo.

BACA JUGA : Daftar Bebek Bumbu Hitam Khas Madura di Solo Paling Enak Jad Rekomendasi Kuliner Malam

BACA JUGA : Rekomendasi Bakso Paling Enak di Solo untuk Makan Siang dengan Kuah Kaldu Mantap Bikin Ketagihan!

Menjelajahi sepuluh kuliner legendaris di Solo bukan hanya sekadar perjalanan untuk memanjakan lidah, melainkan sebuah bentuk apresiasi terhadap warisan budaya Indonesia yang sangat kaya. Setiap suapan membawa kita pada cerita masa lalu yang terus dihidupkan oleh dedikasi para pedagangnya. Kota Solo telah membuktikan bahwa kuliner tradisional memiliki kekuatan untuk menjadi pemersatu dan identitas kuat sebuah bangsa. Dengan menjaga dan terus mengunjungi tempat-tempat makan legendaris ini, kita turut serta dalam upaya melestarikan resep-resep otentik agar tidak hilang ditelan zaman.

Kategori :