“Kadang ada yang menganggap pantomim itu mengganggu. Padahal ini seni,” terangnya.
Meski begitu, Doddy tetap bertahan. Bahkan, dari seni pantomim inilah dia mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kisah Doddy Micro, seniman pantomim Yogyakarta yang sukses mengubah hobi sejak SMK menjadi sumber penghasilan dan pernah juara ajang televisi nasional.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
BACA JUGA : Pasar Kangen Syawalan 2026 di Lodji Paris Ramai, Jadi Destinasi Baru Favorit di Jogja Selatan
BACA JUGA : Seniman dan Budayawan Yogyakarta Gelar Doa Bersama Lintas Iman, Bentuk Empati untuk Negeri
“Dengan pantomim, saya bisa memenuhi kebutuhan rumah. Ini sangat membantu,” jelasnya.
Menurutnya, pantomim merupakan seni yang menyerupai kegiatan masyarakat sehari-hari, sehingga Deddy memastikan mengamati dan mempelajari gerak-gerik masyarakat untuk dibawakan saat berpantomim.
Kini, di usia 31 tahun, Doddy berharap seni pantomim bisa semakin dihargai dan diterima oleh masyarakat luas.
“Harapannya ke depan pantomim bisa lebih dihargai dan diterima,” imbuhnya.