Masyarakat diharapkan mulai mengubah kebiasaan penggunaan air, seperti menghindari pemborosan, menggunakan air secukupnya, serta memanfaatkan sumber air alternatif jika tersedia.
Jika langkah-langkah ini dilakukan secara bersama-sama, dampak kemarau ekstrem diyakini dapat ditekan, sehingga krisis air bersih tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
BACA JUGA : BPBD Bantul Minta Lima Warga Mengungsi Usai Tebing Longsor di Imogiri
BACA JUGA : BPBD Sleman Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026
BPBD Bantul juga memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan ketersediaan air di lapangan, serta siap mengambil langkah cepat jika situasi memburuk dalam beberapa bulan ke depan.