YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Gembira Loka Zoo (GL Zoo) terus memperkuat langkah menuju kancah internasional dengan menargetkan menjadi anggota perhimpunan kebun binatang dunia atau World Association of Zoos and Aquariums (WAZA) pada Oktober 2026.
Direktur Utama GL Zoo, KMT A. Tirtodiprojo atau yang akrab disapa Joko, menegaskan bahwa fokus utama pengembangan kebun binatang ini adalah penguatan animal welfare atau kesejahteraan satwa.
“Pesan utamanya adalah kesatuan. Kita membangun kebun binatang ini tidak bisa sendiri-sendiri, harus harmonis. Fokus utama kami adalah kesejahteraan satwa,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (3/4/2026).
Dia menambahkan, kesejahteraan satwa tidak terlepas dari kesejahteraan karyawan sebagai pengelola.
BACA JUGA : Lonjakan Wisatawan di GL Zoo Jogja, Zona Cakar dan Edukasi Jadi Daya Tarik
BACA JUGA : Zona Cakar Gembira Loka Zoo Hadirkan Rubah Merah dan Anjing Liar Afrika saat Lebaran 2026
“Jika satwa sejahtera, otomatis karyawan juga harus sejahtera lebih dahulu,” katanya.
Langkah menuju keanggotaan global ini merupakan kelanjutan dari capaian GL Zoo yang sebelumnya telah meraih sertifikasi kesejahteraan satwa tingkat Asia.
“Target kami Oktober nanti bergabung dengan perhimpunan kebun binatang dunia (WAZA),” jelas Joko.
Dari sisi kunjungan, GL Zoo mencatat performa positif selama libur Lebaran 2026. Dalam periode 18–29 Maret, jumlah wisatawan mencapai hampir 70 ribu orang.
BACA JUGA : Menjelajahi Pesona Satwa Gembira Loka Zoo Untuk Wisata Libur Lebaran 2026
BACA JUGA : Angkringan Gratis Malioboro Diserbu Warga dan Wisatawan, Ribuan Porsi Nasi Kucing Ludes Sekejap
“Total kunjungan sesuai prediksi kami, hampir 70 ribu orang. Setelah Lebaran pun masih stabil sekitar 3.000 pengunjung per hari,” terangnya.
Sementara itu, menghadapi libur panjang akhir pekan pasca-Paskah, GL Zoo menyiapkan daya tarik baru berupa koleksi satwa unik, seperti African Painted Dog dan Red Fox.
Satwa tersebut ditampilkan dengan konsep kandang yang lebih alami dan terbuka, sehingga pengunjung dapat menyaksikan perilaku asli hewan secara lebih dekat.