Hari Jadi ke-65 di KPH Balapulang, Perhutani Dituntut Makin Adaptif hingga Inovatif

Selasa 31-03-2026,20:41 WIB
Reporter : M. Fatkhurohman
Editor : M. Fatkhurohman

BALAPULANG, diswayjogja.id — Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai peringatan Hari Jadi ke-65 Perum Perhutani. Diadakan di Aula Wana Krida, Kantor KPH Balapulang, Selasa, 31 Maret 2026, kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran karyawan KPH Balapulang.

Dengan mengusung tagline “Lestari Untuk Negeri”, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Perhutani dalam mengelola sumber daya hutan secara berkelanjutan di Pulau Jawa. 

BACA JUGA:Sejuk dan Rindang! 8 Wisata Hutan Pinus Bandung 2025, Dijamin Bikin Jiwa Tenang dan Menyenangkan

Dalam kesempatan itu, Administratur/KKPH Balapulang Angkat Wijanto menekankan bahwa di usia ke-65 ini, Perhutani dituntut untuk semakin adaptif, profesional, dan inovatif dalam menjalankan pengelolaan hutan.

Menurut Wijanto, prinsip keberlanjutan harus tetap menjadi landasan utama. Hal itu sejalan dengan tema “Lestari Untuk Negeri”. Dimana mencerminkan komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dia menceritakan sejarah pengelolaan hutan di Pulau Jawa telah melalui perjalanan yang sangat panjang dan penuh dinamika. Dia juga menyinggung masa sebelum kemerdekaan, dimana pengelolaan hutan masih berada di bawah sistem kolonial yang berorientasi pada eksploitasi sumber daya untuk kepentingan pemerintah penjajah.

Memasuki masa pasca kemerdekaan, lanjut dia, pengelolaan hutan mulai diarahkan untuk kepentingan bangsa dan negara. Pemerintah Indonesia secara bertahap melakukan pembenahan tata kelola kehutanan agar lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat serta kelestarian lingkungan.

“Puncaknya, pada tanggal 29 Maret 1961, pemerintah secara resmi menetapkan berdirinya Perum Perhutani sebagai badan usaha yang diberi mandat untuk mengelola hutan negara di Pulau Jawa dan Madura. Sejak saat itu, Perhutani terus berkembang dan bertransformasi mengikuti tantangan zaman,” ujar Angkat Wijanto.

Dia menjelaskan, sebagai bentuk kepedulian sosial, rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-65 ini diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian insan Perhutani terhadap lingkungan sosial di sekitarnya, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, empati, dan tanggung jawab sosial perusahaan.

BACA JUGA:Panorama Alam Mempesona, Simak 6 Ragam Wisata Hutan Mangrove Terbaik di Indonesia

Selain itu, peringatan Hari Jadi ke-65 juga dimeriahkan dengan sesi dokumentasi bersama serta penayangan foto-foto kegiatan yang menggambarkan kebersamaan dan dedikasi seluruh insan Perhutani, khususnya di lingkungan KPH Balapulang.

Dia berharap, seluruh jajaran KPH Balapulang dapat terus memperkuat sinergi dan semangat kebersamaan dalam menjaga hutan sebagai aset bangsa demi keberlanjutan generasi mendatang.

Selain Administratur/KKPH, hadi rdalam kesempatan itu, wakil Administratur/KSKPH, para Kepala Seksi (Kasi), KSS, Asper/KBKPH, Penguji TK I/II, Kaur, KRPH, staf, hingga tenaga lapangan (mandor).

 

 

Kategori :