Jalan Sentolo - Pengasih Kerap Tergenang, Warga Keluhkan Rawan Kecelakaan Saat Hujan

Jalan Sentolo - Pengasih Kerap Tergenang, Warga Keluhkan Rawan Kecelakaan Saat Hujan

Genangan air di jalan Sentolo-Pengasih Kulon Progo kerap picu kecelakaan saat hujan, DPRD DIY dan DPU, Rabu (1/4/2026) janji prioritaskan perbaikan drainase dan jalan.--dok. DPRD DIY

KULON PROGO, diswayjogja.id - Genangan air yang kerap muncul saat hujan deras di ruas jalan provinsi Sentolo -Pengasih, tepatnya di kawasan Gedangan, Sentolo, Kulon Progo, dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Genangan yang cukup dalam itu berada di turunan sebelah barat Pasar Sentolo dan sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas, terutama saat arus kendaraan padat.

Salah satu warga, Wagino, mengungkapkan kondisi tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak 2019.

“Kalau hujan pasti genangan, karena air dari atas sana deras sekali, sementara di sini alirannya tidak lancar. Pengendara sering ngerem mendadak, akhirnya yang belakang tabrakan beruntun,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

BACA JUGA : Pemkab Bantul Perbaiki 21 Ruas Jalan Kabupaten di Tengah Musim Hujan

BACA JUGA : Kemantapan Jalan DIY Baru 69,58 Persen, DPUPESDM Ajukan Rp400 Miliar untuk Perbaikan

Dia juga menyebut pengendara dari arah timur kerap menghindari genangan hingga berisiko keluar jalur.

Keluhan serupa disampaikan Ketua LPMKal Sentolo, Subardi. Ia berharap pemerintah segera memberikan solusi agar genangan tidak terus terjadi setiap musim hujan.

“Harapannya ada solusi, saluran airnya diperbaiki supaya tidak tergenang terus,” katanya.

Anggota Komisi C DPRD DIY, Lilik Syaiful Ahmad, menyebut kondisi jalan memang memiliki karakter tanah yang mudah bergelombang.

BACA JUGA : Progres Jalan Tol Jogja dan JJLS Disorot, DPRD DIY Soroti Dampak Proyek Strategis Nasional

BACA JUGA : Sleman Kekurangan 8.000 Lampu Jalan, Target Terang 2029 Andalkan KPBU

Menurutnya, kombinasi antara struktur tanah dan drainase yang tidak memadai menjadi penyebab utama genangan.

“Kalau hujan, drainase tidak mampu menampung sehingga terjadi genangan. Ini perlu penanganan khusus karena membahayakan pengendara,” jelasnya di lokasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait