“Warga di bantaran sungai dan lereng bukit perlu siaga, terutama jika hujan terjadi terus-menerus selama satu jam,” jelasnya.
Tak hanya di luar rumah, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan di dalam rumah, terutama terkait risiko kelistrikan saat terjadi petir atau genangan air.
“Apabila di rumah demi keamanan listrik, cabut perangkat elektronik jika petir mulai mendekat dan segera matikan aliran listrik jika air mulai masuk ke dalam rumah,” ucapnya.
BPBD Bantul menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisasi dampak bencana hidrometeorologi.
BACA JUGA : Pemkab Bantul Perbaiki 21 Ruas Jalan Kabupaten di Tengah Musim Hujan
BACA JUGA : Bantul Siap Sambut 1,8 Juta Pemudik, Operasi Lebaran Digelar H-7 hingga H+7
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait perkembangan cuaca serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.
Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem di penghujung Maret ini, warga diharapkan tidak lengah dan tetap waspada demi menjaga keselamatan diri dan lingkungan.