YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Jeda libur Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan para pemain PSIM Jogja dengan berbagai cara, mulai dari mudik ke kampung halaman hingga berlibur ke sejumlah destinasi wisata.
Manajemen tim memberikan waktu libur selama enam hari, terhitung sejak Selasa (17/3) hingga Minggu (22/3), untuk memberi kesempatan pemain beristirahat dan berkumpul bersama keluarga.
Salah satu pemain asing andalan, Donny Warmerdam, memilih menghabiskan waktu liburan bersama rekan setimnya ke Lombok.
“Ya, kami memiliki waktu libur 6 hari. Saya pergi bersama rekan-rekan setim, kami pergi ke Lombok dan melihat apa yang akan kami lakukan di sana secara pasti,” ungkapnya melalui keterangan resmi klub, Sabtu (21/3/2026).
BACA JUGA : Laga Sengit PSIM vs Persijap Berakhir Imbang, Van Gastel Soroti Kelemahan Bola Mati
BACA JUGA : Main 10 Pemain, PSIM Imbang Tanpa Gol di Kandang Semen Padang
Sementara itu, pemain muda Raka Cahyana memanfaatkan momen Lebaran untuk mudik ke Banyumas. Dia mengaku rindu dengan masakan khas kampung halaman, terutama Soto Sokaraja buatan sang ibu.
“Saya mudik ke Banyumas. Kalau di rumah, di kampung itu biasanya Soto Sokaraja. Jadi sotonya pakai sambel kacang gitu. Itu top banget. Apalagi kalau Mama yang buat,” jelasnya.
Berbeda dengan rekan-rekannya, kapten tim Reva Adi Utama memilih tetap berada di Yogyakarta selama Lebaran. Dia menghindari perjalanan jauh demi kenyamanan keluarga, terutama karena memiliki bayi.
“Kalau saya sih enggak mudik. Saya lebaran di sini, stay di Jogja,” katanya.
BACA JUGA : PSIM Menang 4-2 atas PSBS Biak, Van Gastel: Kami Buang Energi Terlalu Banyak
BACA JUGA : PSIM Jogja vs Bali United 3-3, Laskar Mataram Bangkit di Babak Kedua Usai Tertinggal Tiga Gol
Dia juga mengungkapkan bahwa orang tuanya baru saja berkunjung ke Jogja, sehingga tidak mendesak untuk pulang kampung dalam waktu dekat.
“Karena kemarin saya rencana mau ke Jakarta tapi contraflow, kasihan saya ada bayi. Mungkin yang keluarga Jakarta datang ke sini,” terangnya.
Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, mengatakan libur diberikan sebagai bagian dari strategi menjaga kebugaran mental dan fisik pemain sebelum kembali menghadapi kompetisi.