PSIM vs Persija Berakhir Imbang 1-1, Cahya Supriadi Jadi Tembok Kokoh di Bali

 PSIM vs Persija Berakhir Imbang 1-1, Cahya Supriadi Jadi Tembok Kokoh di Bali

PSIM Jogja bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta di Bali, Rabu (22/4/2026) sore, Cahya Supriadi tampil gemilang dengan menggagalkan penalti dan menjadi kunci hasil seri.--dok. PSIM

BALI, diswayjogja.id - Laga pekan ke-29 Super League 2025/2026 antara PSIM Jogja melawan Persija Jakarta berakhir imbang 1-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (22/4/2026) sore.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. PSIM langsung membuka keunggulan cepat pada menit ke-5 melalui gol Ezequiel Vidal yang memanfaatkan umpan matang Savio Sheva.

Namun, Persija Jakarta mampu merespons. Pada menit ke-20, Allano sukses mengeksekusi penalti usai pelanggaran di kotak terlarang dan menyamakan skor menjadi 1-1.

Jalannya laga semakin panas. Persija kembali mendapat peluang emas melalui penalti kedua pada menit ke-42. Namun, kiper PSIM, Cahya Supriadi, tampil gemilang dengan menepis tendangan Maxwell. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

BACA JUGA :  Jelang PSIM vs Persija di Bali, Van Gastel Soroti Hasil Buruk dan Laga Usiran

BACA JUGA : Demi Keamanan, Laga PSIM Jogja vs Persija Dipindah ke Bali Tanpa Penonton

Memasuki babak kedua, Persija mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya lini pertahanan PSIM membuat peluang-peluang yang tercipta sulit dikonversi menjadi gol.

PSIM sendiri tampil lebih disiplin dan memilih bermain lebih rapat usai membaca pola permainan lawan di babak pertama.

Di masa injury time, Persija hampir mencetak gol kemenangan melalui tendangan voli Jena Mota. Namun, lagi-lagi Cahya Supriadi menjadi penyelamat dengan blok krusialnya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-1.

Sebelumnya, pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, mengaku kecewa karena timnya tidak bisa bermain di kandang sendiri.

BACA JUGA : Gol PSIM Jogja Dianulir VAR, Bhayangkara FC Amankan Kemenangan 2-1

BACA JUGA : PSIM Kalah Lagi, Van Gastel: Kami Terus Ulangi Kesalahan yang Sama

“Ini sangat mengecewakan karena pertandingan tidak dimainkan di Jogja. Klub, pemain, dan suporter sudah lama menunggu momen menghadapi tim besar seperti Persija di kandang sendiri,” ujarnya sebelum laga.

Meski demikian, dia menegaskan tim tetap fokus menghadapi pertandingan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: