Arus Kendaraan di Tol Purwomartani Melonjak, Polisi Siapkan Pengalihan Arus ke Prambanan

Sabtu 21-03-2026,14:36 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

SLEMAN, diswayjogja.id - Arus kendaraan di Gerbang Tol Purwomartani mengalami peningkatan signifikan selama periode mudik Lebaran 2026. 

Berdasarkan data Back Office Smart Province per Sabtu (21/3/2026) hingga pukul 12.00 WIB, tercatat 4.996 kendaraan masuk, dengan puncak tertinggi pada pukul 11.00–12.00 WIB mencapai 1.285 kendaraan.

Sementara itu, di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, hingga pukul 12.00 WIB, jumlah kendaraan yang masuk mencapai 55.300 unit dan keluar 57.983 unit.

Kapolresta Sleman, Adhitya Panji Anom, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

BACA JUGA : Masuk Tol Fungsional Purwomartani Gratis, Kendaraan Tidak Bisa Keluar di Prambanan

BACA JUGA : Tol Fungsional Purwomartani–Prambanan Dibuka, Polisi Tutup 9 U-Turn di Jalan Solo

“Untuk Polresta Sleman, kami menyiapkan empat pos, terdiri dari dua pos pelayanan, satu pos pengamanan, dan satu pos terpadu. Kami juga bekerja sama dengan TNI, pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Dishub, serta dukungan dari masyarakat seperti SENKOM dan Pramuka,” ujarnya.

Dia menambahkan, total personel gabungan yang disiagakan mencapai sekitar 1.200 orang yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis.

“Kami berharap masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar,” tambahnya.

Menurutnya, pengoperasian tol fungsional Purwomartani turut membantu mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan dari arah Jogja menuju luar kota.

BACA JUGA : Pakar UGM: Istirahat Tiap 4 Jam Saat Mudik untuk Hindari Microsleep di Jalan Tol

BACA JUGA : Mudik Lebaran 2026, Tol Fungsional Jogja–Purwomartani Dibuka 12 Jam per Hari

“Dengan adanya tol fungsional ini jelas membantu mengurai kemacetan. Meski masih dibatasi operasionalnya dari pukul 06.00 sampai 18.00, masyarakat sudah bisa merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda DIY, Arie Prasetya Syafa'at, menyebut rekayasa lalu lintas juga dilakukan di jalur arteri, khususnya di Jalan Solo.

“Dari 12 U-turn di sepanjang kurang lebih 8 kilometer, kami tutup 9 titik. Jadi hanya tiga U-turn yang digunakan, yaitu di AU, Telkom, dan Sendang Ayu,” tuturnya.

Kategori :