Lebih lanjut, Haedar menyebut Idulfitri sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi yang berdampak pada kualitas hubungan kemanusiaan.
“Di bulan Syawal, kebiasaan yang sangat baik adalah bersilaturahmi,” tuturnya.
BACA JUGA : 82 Ribu Kendaraan Melintas di Gunungkidul, Pospam Hargodumilah Jadi Titik Rawan Mudik
BACA JUGA : Stok Bahan Pokok di Kota Yogyakarta Surplus Jelang Idulfitri, Beras hingga Telur Dipastikan Aman
Menurutnya, silaturahmi menjadi ruang penting untuk memperbaiki hubungan, baik dalam keluarga, masyarakat, hingga antarbangsa.
“Dari sinilah pentingnya kita membangun persaudaraan, persaudaraan yang melintas batas, baik sesama iman maupun dengan seluruh anak bangsa,” imbuhnya.
Namun demikian, dia mengingatkan bahwa persaudaraan harus dibangun di atas nilai kebaikan dan ketakwaan, sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam.
“Persaudaraan harus dibangun untuk kebaikan dan ketakwaan, bukan untuk keburukan,” pungkasnya.