Pesan Idulfitri 2026, Muhammadiyah Ajak Umat Perkuat Kepedulian dan Persaudaran Global
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Kamis (19/3/2026), mengajak umat Islam menjadikan Idulfitri 2026 sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, silaturahmi, dan persaudaraan global.--dok. PP Muhammadiyah
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak umat Islam menjadikan momentum Idulfitri 1447 Hijriah sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial dan membangun persaudaraan lintas batas.
Pesan tersebut disampaikan Haedar dalam Refleksi Idulfitri 1447 H pada Kamis (19/3/2026), menjelang perayaan Idulfitri yang jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Menurut Haedar, nilai-nilai Ramadan harus terus dijaga, salah satunya dengan meningkatkan semangat berbagi kepada sesama tanpa memandang perbedaan.
“Memberi adalah panggilan dari semangat keislaman kita untuk siapapun tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, golongan, dan bangsa,” ungkapnya.
BACA JUGA : Lebaran Lebih Awal, Muhammadiyah Sediakan 1.374 Titik Salat di DIY
BACA JUGA : Lebaran Muhammadiyah 20 Maret 2026, Haedar Nashir Tekankan Toleransi dengan Nyepi
Dia menyebutka bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan dalam lingkup nasional, tetapi juga global, termasuk bagi masyarakat yang terdampak konflik dan krisis kemanusiaan.
“Membangun kepedulian tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global seperti untuk saudara di Palestina, Iran, dan berbagai belahan dunia lainnya,” jelas Haedar.
Selain itu, Haedar mengingatkan pentingnya menjaga nilai pengendalian diri yang telah dilatih selama Ramadan, terutama dalam menahan amarah.
“Meski marah itu melekat pada setiap insan, tetapi menjadi pemarah apalagi berlebihan tentu harus dieliminasi,” katanya.
Dia juga menekankan pentingnya saling memaafkan sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah puasa.
BACA JUGA : 205 Titik Salat Idulfitri di Yogyakarta Disiapkan, Sebagian Masih Tunggu Keputusan Pemerintah
BACA JUGA : Muhammadiyah Gunakan KHGT, 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026
“Kalau pernah marah, maka gudang maaf yang besar harus disiapkan untuk diberikan kepada siapapun,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: