Menurutnya, kondisi cuaca juga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi ketahanan jalan.
Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi mempercepat kerusakan permukaan jalan, terutama pada titik-titik yang sebelumnya sudah mengalami retakan.
BACA JUGA : Sleman Sesuaikan Tunjangan Perangkat Desa Akibat Pemangkasan Dana Desa
BACA JUGA : BPBD Sleman Imbau Warga Waspada Cuaca Tak Menentu
“Harapannya tentu tidak terjadi hujan ekstrem, karena kalau hujan terus-menerus, kerusakan jalan bisa semakin cepat muncul dan sulit diprediksi. Karena itu tim on call kami siagakan,” harapnya.
Selain mengandalkan tim teknis, DPUPKP Sleman juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam melaporkan kerusakan jalan yang ditemukan di lapangan.
Namun, laporan tersebut diharapkan disampaikan secara objektif agar penanganan bisa tepat sasaran.
“Pesan kami kepada masyarakat, jangan khawatir jika menemukan kerusakan jalan. Silakan melapor, tetapi laporannya juga diharapkan objektif, benar-benar kerusakan yang membutuhkan penanganan,” pungkasnya.
Ia menambahkan, laporan masyarakat sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan kerusakan jalan, terutama pada titik yang belum terpantau dalam survei rutin.
BACA JUGA : BPBD Sleman Ingatkan Risiko Cuaca Ekstrem saat Mudik Lebaran
BACA JUGA : Dishub Sleman Siapkan Posko Mudik dan Ramp Check Bus Jelang Lebaran
“Dengan begitu kami bisa menindaklanjuti dan menangani dengan baik,” lanjutnya.
Dengan adanya tim siaga serta partisipasi masyarakat, DPUPKP Sleman berharap kondisi jalan di wilayah tersebut tetap terjaga aman bagi pengguna jalan, khususnya selama masa mudik Lebaran.