Pelatih asal Belanda itu mengakui waktu pertandingan yang larut malam membuat hari terasa panjang bagi pemain. Karena itu, tim pelatih menyusun jadwal khusus agar pemain tetap bugar hingga waktu kick-off.
BACA JUGA : PSIM Jogja Mandul di Kandang, Van Gastel Nilai Tim Sudah Tampil Maksimal Lawan Persis Solo
BACA JUGA : PSIM Jogja Rekrut Jop van der Avert, Bek Versatile Eks Liga Belanda Siap Debut Lawan Persis
Van Gastel juga menyoroti pergerakan Semen Padang di bursa transfer yang mendatangkan sejumlah pemain baru.
“Pemain baru membawa energi dan perspektif baru. Mereka juga masih punya peluang untuk keluar dari zona bawah karena jarak poin tidak terlalu jauh,” tuturnya.
Sementara itu, PSIM tidak banyak melakukan perubahan skuad pada paruh musim karena keterbatasan anggaran.
“Kami memang tidak punya budget besar untuk mendatangkan pemain baru. Tapi itu bukan alasan. Saya puas dengan tim ini karena kami berkembang sepanjang musim. Kami lebih baik dibanding putaran pertama, meski Semen Padang juga tentu berkembang,” imbuhnya.
BACA JUGA : Renovasi Stadion Mandala Krida Masih Bertahap, DPRD DIY Minta PSIM Bersabar
BACA JUGA : PSIM Jogja Takluk 0-3 dari Persebaya, Van Gastel Soroti Kesalahan Tim
Pemain PSIM, Franco Ramos, menegaskan tim tetap melakukan persiapan seperti biasa dan fokus pada kekuatan internal.
“Persiapan kami sama seperti biasa. Kami fokus pada diri sendiri dan ingin benar-benar siap untuk pertandingan besok,” tandas Franco.