Berlokasi di kawasan Ampera, Kopitagram Centang Biru menawarkan area belakang (backyard) yang sangat lapang. Tempat duduk yang banyak dan jarak antar meja yang cukup jauh memberikan kebebasan bagi anabul untuk bergerak tanpa mengganggu pengunjung lain. Desain industrial-minimalisnya memberikan kesan modern yang tetap santai. Kafe ini sering menjadi tempat berkumpulnya berbagai komunitas pecinta anjing. Untuk menu, jangan lewatkan pilihan kopi buah mereka yang menyegarkan serta hidangan utama yang porsinya cukup mengenyangkan.
BACA JUGA : Daftar Lengkap Penawaran Spesial Restoran Selama Ramadhan 2026 di Jakarta
BRUNO Cafe in the Park
Sesuai dengan namanya, BRUNO Cafe in the Park menawarkan konsep kafe di dalam taman pribadi yang luas. Ini adalah surga bagi anjing-anjing aktif yang gemar berlarian, karena hamparan rumput hijaunya dirancang khusus untuk kegiatan luar ruangan. Sambil mengawasi anabul bermain, Anda dapat menikmati sajian autentik Italia seperti pizza yang dipanggang dengan cara tradisional dan pasta yang kaya rasa. Suasananya yang asri dan jauh dari kesan pengap memberikan sensasi seolah-olah Anda sedang berpiknik di taman kota yang tenang.
% Arabica Jakarta Roastery
Bagi penikmat kopi yang sangat memperhatikan standar rasa, Arabica di Gunawarman adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan. Meskipun area dalamnya dirancang sangat eksklusif dan bersih dengan nuansa serba putih, mereka tetap menyediakan area luar ruangan yang memperbolehkan pengunjung membawa hewan peliharaan. Ciri khas desain minimalis dan penggunaan elemen kayu yang elegan menjadikan setiap sudut kafe ini tampak ikonik. Anda bisa menikmati secangkir kopi kualitas internasional sambil duduk santai di area depan yang estetik bersama anabul tercinta.
Toko Ibu
Toko Ibu menghadirkan konsep yang lebih membumi dan santai, mengingatkan kita pada kedai kopi tradisional namun dengan kemasan yang lebih modern. Kafe ini menjadi favorit karena suasananya yang sangat terbuka dan kekeluargaan, di mana pemilik hewan peliharaan bisa saling berinteraksi dengan mudah. Harga menu di sini relatif lebih terjangkau, dengan pilihan camilan Nusantara yang akrab di lidah. Namun, pengelola menerapkan aturan tegas demi kenyamanan: anabul wajib menggunakan tali pengikat dan pemilik harus bertanggung jawab penuh atas kebersihan kotoran peliharaannya.
Tanatap Coffee
Tanatap Coffee dikenal luas karena desain arsitekturnya yang inovatif dan sering memenangkan berbagai penghargaan. Seluruh cabangnya di Jakarta mengusung konsep taman yang terintegrasi dengan bangunan secara organik. Hampir semua area luar dan semi-terbukanya dirancang untuk ramah terhadap hewan peliharaan. Estetika visualnya yang luar biasa menjadikannya magnet bagi para pencari konten visual untuk media sosial. Sambil mengeksplorasi struktur bangunan yang unik, anabul Anda juga bisa menikmati suasana taman yang rindang dan sirkulasi udara yang maksimal.
KINA
Terletak di kawasan elit Senopati, KINA menawarkan suasana yang sedikit lebih formal dan romantis namun tetap memberikan ruang bagi pecinta hewan. Tersedia area khusus di bagian luar bagi pengunjung yang datang bersama anabul. Interior KINA dirancang dengan pencahayaan temaram yang hangat, menciptakan suasana intim untuk berbincang panjang. Pilihan menunya pun sangat lengkap, mulai dari hidangan brunch, steak premium, hingga minuman tradisional seperti jamu. KINA adalah tempat yang tepat untuk merayakan hari spesial bersama pasangan tanpa harus merasa berat hati meninggalkan hewan kesayangan di rumah.
BACA JUGA : Kenikmatan Destinasi Bakso Malang Paling Autentik di Jakarta, Berikut Info Selengkapnya
BACA JUGA : Membedah Fenomena Dubai Chewy Cookie di Jakarta Lewat Tekstur yang Memikat
Fenomena menjamurnya kafe pet-friendly di Jakarta menunjukkan adanya pergeseran budaya yang positif, di mana ruang kota mulai menyediakan tempat bagi keberagaman makhluk hidup di dalamnya. Membawa hewan peliharaan saat beraktivitas di luar ruangan memang memberikan kepuasan emosional tersendiri dan mempererat ikatan antara pemilik dan hewan. Namun, kemudahan ini harus dibarengi dengan etika dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari setiap pemilik hewan agar fasilitas ini dapat terus dinikmati secara berkelanjutan.