Menghangatkan Malam Lewat Wedang Ronde Legendaris khas Semarang

Kamis 19-02-2026,12:06 WIB
Reporter : Tri Diah Aprilia
Editor : Syamsul Falaq

Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 18.00 hingga 23.00 WIB.

Roemah Wedang D'Nyonyah

Dimiliki oleh desainer ternama Anne Avantie, Roemah Wedang D'Nyonyah menawarkan pengalaman bersantap yang mewah dan estetik. Bangunannya yang cantik sangat cocok bagi Anda yang gemar berfoto. Menu yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari makanan tradisional seperti selat daging dan sop galantin, hingga aneka wedang premium seperti wedang ketan duren dan wedang jahe serbat yang kaya rempah.

Jam Operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 sampai 22.00 WIB.

Omah Jaliteng

Omah Jaliteng membawa angin segar dalam dunia wedang dengan menu "Wedang Ronde Sekoteng" yang ditambahkan perasan jeruk nipis. Tambahan asam sitrun ini memberikan dimensi rasa baru yang segar di tengah kehangatan jahe. Bagi yang menyukai rasa yang lebih earthy, tersedia pilihan ronde dengan isian wijen hitam atau kacang merah yang sangat kaya rasa. Tempat ini benar-benar mengajak Anda untuk terus mengunyah dan bereksplorasi.

Jam Operasional: Senin, Rabu-Minggu (Selasa Libur), pukul 09.00 - 22.00 WIB.

BACA JUGA : Menelusuri Jejak Rasa Babat Gongso Semarang Jadi Kuliner Legendaris, Simak Referensi Lengkapnya Disini

BACA JUGA : Wajib Kunjungi Destinasi Kuliner Ikonik Semarang untuk Liburan Keluarga

Menjelajahi ragam wedang di Semarang adalah sebuah perjalanan yang melampaui sekadar memuaskan rasa haus. Setiap mangkuk yang disajikan membawa cerita tentang ketekunan para penjualnya dalam mempertahankan tradisi rempah nusantara di tengah gempuran minuman kekinian. Kehangatan yang menjalar di tubuh setelah menyeruput kuah jahe asli adalah bukti bahwa cara-cara tradisional seringkali tetap menjadi penawar terbaik bagi kepenatan rutinitas sehari-hari.

Kategori :