Awal Ramadan 1447 H, Warga Muhammadiyah Yogyakarta Gelar Salat Tarawih Selasa Malam

Rabu 18-02-2026,05:46 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Mayoritas warga Muhammadiyah di Yogyakarta melaksanakan salat tarawih perdana pada Selasa (17/2/2026) malam. 

Pelaksanaan ini menyusul penetapan resmi awal Ramadan 1447 Hijriah oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026. Penetapan tersebut berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Mengacu pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang dirilis di Yogyakarta pada 22 September 2025, 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idulfitri ditetapkan jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026.

BACA JUGA : Awal Puasa Ramadan 1447 H Berpotensi Berbeda, Haedar Nashir Minta Umat Tak Saling Menyalahkan

BACA JUGA : Ramadan dan Imlek Bertemu, PBTY XXI Atur Stand Halal dan Non-Halal di Ketandan

Penetapan ini mengacu pada prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal yang merupakan hasil Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah di Pekalongan tahun 2024. 

Dalam maklumat dijelaskan, ijtimak menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026. Namun, berdasarkan kriteria kalender global tersebut, bulan baru dimulai saat matahari terbenam keesokan harinya.

Berdasarkan pantauan diswayjogja.id, salat tarawih perdana digelar di sejumlah masjid besar di Yogyakarta, di antaranya Masjid Jogokariyan, Masjid Gedhe Kauman, serta Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada.

Nimo Atmaja (45), salah satu warga yang mengikuti tarawih perdana, mengaku bersyukur dapat kembali dipertemukan dengan Ramadan.

BACA JUGA : Kampung Ramadan Jogokariyan 2026 Siapkan 370 Lapak UMKM, Band Letto hingga Mahfud MD Dijadwalkan Hadir

BACA JUGA : Ramadan di Maskam UGM Hadirkan Tokoh Nasional, Sediakan 1.500 Porsi Buka Puasa Gratis per Hari

“Saya warga Muhammadiyah, ini perdana ikut tarawih. Semoga berkah dan Ramadan ini berharga untuk saya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Arief Perdana (33) yang turut melaksanakan tarawih.

“Alhamdulillah masih bisa ikut tarawih perdana. Saya ikut besok puasa, semoga berkah Ramadan tahun ini,” katanya.

Kategori :