Hujan Deras Picu Longsor, Warga Nanggulan Kulon Progo Selamatkan Diri Saat Rumah Ambruk

Rabu 18-02-2026,05:45 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

KULON PROGO, diswayjogja.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kulon Progo sejak Senin (16/2/2026) sore hingga dini hari memicu bencana tanah longsor dan pohon tumbang di puluhan titik, di mana dampak terparah terjadi di Kapanewon Nanggulan dan Kalibawang.

Sarwadi, warga Banyuroto, Nanggulan, mengisahkan momen mencekam saat longsor terjadi sekitar pukul 23.03 WIB.

“Sekitar jam 23.00 malam, saat saya tidur, tiba-tiba terdengar suara ‘grokk’. Ternyata pohon bambu jatuh menimpa rumah sampai rusuknya patah dan atap bolong. Dalam kondisi gelap mati lampu, saya lihat air masuk dan ada material turun dari atas. Saya tidak pikirkan harta lagi, saya langsung ajak anak saya lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” ujar Sarwadi, Selasa (17/2/2026).

Tak lama setelah kejadian pertama, longsor susulan kembali terjadi beberapa menit kemudian.

BACA JUGA : Bantul Diterjang Hujan Deras, BPBD Tindak Cepat Tangani Pohon Tumbang, Longsor, dan Jembatan Putus

BACA JUGA : DIY Masih Diguyur Hujan, Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Berbagai Wilayah

Hal serupa dialami Ismadi, warga Banjaroya, Kalibawang. Rumahnya rusak pada bagian atap dan dinding akibat tertimpa pohon saat hujan lebat. 

Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Setyawan, menyebut hingga kini tercatat lebih dari 30 titik bencana di wilayah tersebut, dengan konsentrasi terbanyak di Kalibawang.

“Alhamdulillah, meski ada kerusakan bangunan cukup parah seperti tembok jebol dan atap hancur, tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian ini. Kami meminta warga di lereng bukit untuk melakukan manajemen air yang baik dan memangkas pohon besar yang berpotensi membahayakan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memastikan koordinasi lintas sektor bersama Baznas, BPBD, dan TNI-Polri terus diperkuat dalam penanganan darurat hingga proses rekonstruksi rumah warga terdampak.

BACA JUGA : Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Kota Yogyakarta, Talud Ambrol dan Rumah Tergenang

BACA JUGA : Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Kalasan, Parkiran Sepeda Siswa Ambruk

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, turun langsung meninjau kondisi warga, di mana akses menuju rumah warga cukup sulit karena berada di lereng perbukitan dan tertutup material longsor.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Saudara-saudara kita tidak hanya tertimpa material tanah, tapi juga pohon hingga tiang listrik. Saya menghimbau masyarakat untuk sangat waspada, karena curah hujan saat ini sulit diprediksi,” tuturnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat terkait karakteristik tanah di kawasan Perbukitan Menoreh yang rawan longsor saat musim hujan.

Kategori :