diswayjogja.id – Yogyakarta memang tidak pernah kehilangan daya pikatnya. Sejauh apa pun seseorang melangkah pergi, kota ini selalu memiliki cara tersendiri untuk memanggil mereka kembali. Bagi banyak orang, Jogja bukan sekadar destinasi wisata, melainkan sebuah pelarian yang menawarkan kenyamanan lewat keramahan penduduknya, warisan budayanya, hingga deretan kulinernya yang legendaris. Namun, di balik keramaian ikonik seperti kawasan Malioboro atau antrean panjang gudeg pagi hari, tersimpan sisi lain yang lebih tenang dan mendalam bagi mereka yang ingin menepi sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas urban.
Tren wisata kuliner di Yogyakarta kini telah bergeser. Para pelancong tidak lagi hanya mencari rasa yang otentik di lidah, tetapi juga mengejar pengalaman visual dan ketenangan batin. Konsep makan di tengah alam terbuka baik itu di tepi sungai yang jernih, di tengah hamparan sawah yang hijau, atau di bawah rimbunnya pepohonan purba menjadi daya tarik utama yang dicari oleh wisatawan modern. Kota ini secara kreatif berhasil menyatukan kelezatan hidangan dengan keindahan lanskap alamnya, menciptakan sebuah harmoni yang sulit ditemukan di kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Fenomena ini melahirkan berbagai "permata tersembunyi" di berbagai sudut Yogyakarta, mulai dari lereng Merapi yang sejuk hingga kawasan Bantul dan Kulon Progo yang masih kental dengan nuansa pedesaannya. Tempat-tempat ini menawarkan lebih dari sekadar menu makanan; mereka menawarkan suasana syahdu yang mampu membasuh rasa lelah. Bayangkan menikmati secangkir kopi panas saat matahari terbenam di balik perbukitan, atau menyantap nasi hangat dengan suara gemericik air sungai sebagai latar musik alaminya.
Bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan ke Kota Gudeg ini, atau bahkan bagi warga lokal yang membutuhkan suasana baru untuk bekerja maupun bersantai, mengeksplorasi restoran bernuansa alam adalah pilihan yang sangat tepat. Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai sepuluh destinasi kuliner pilihan di Yogyakarta yang tidak hanya memanjakan indra perasa, tetapi juga memberikan ketenangan bagi jiwa melalui sentuhan alamnya yang luar biasa.
BACA JUGA : Jejak Akulturasi Tionghoa di Yogyakarta Jadi Rekomendasi Destinasi Wisata Imlek 2026
BACA JUGA : Menikmati Kemegahan Cakrawala Yogyakarta Untuk Liburan Imlek 2026 di HeHa Sky View
Djiwana Cafe & Eatery
Terletak secara strategis di dalam sebuah kawasan resor, Djiwana hadir sebagai jawaban bagi mereka yang ingin merasakan sensasi "ngadem" tanpa harus berkendara terlalu jauh dari pusat kota. Restoran ini didesain dengan konsep modern yang hangat, didominasi elemen kayu yang menyatu harmonis dengan tanaman hijau yang mengelilinginya. Area terasnya menjadi spot primadona karena langsung menghadap ke pepohonan rimbun, memberikan perlindungan alami dari terik matahari Jogja. Menu yang ditawarkan pun sangat bervariasi, mulai dari Sate Klatak yang khas hingga Beef Wellington yang elegan.
Rumah Rasa
Rumah Rasa menawarkan kehangatan yang personal bagi para tamunya. Begitu masuk, Anda akan disambut dengan halaman belakang yang luas, hamparan rumput hijau, serta bunga-bunga cantik yang membuat suasana terasa sangat akrab. Konsep piknik di atas rumput menjadi salah satu daya tarik utama di sini. Jika cuaca tidak mendukung, area dalamnya pun tetap nyaman dengan dekorasi vintage yang mengingatkan kita pada rumah masa kecil. Jangan lewatkan menu serba keju mereka, terutama charcuterie board yang sangat cocok dinikmati bersama kerabat.
Beukenhof Restaurant
Berada di dalam kompleks Museum Ullen Sentalu, Beukenhof membawa Anda melintasi waktu ke era kolonial Belanda. Bangunannya yang megah dan klasik berdiri di tengah hutan Kaliurang yang sejuk dan berkabut, menciptakan atmosfer yang romantis sekaligus misterius. Hidangan yang disajikan merupakan perpaduan antara kuliner internasional dan menu blasteran Indonesia-Belanda, seperti Bestik Lidah yang lembut. Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan makan siang dengan standar pelayanan tinggi di lingkungan yang asri.
Tugu Lor
Siapa sangka di tengah kesibukan kota terdapat sebuah kedai kopi yang dikelilingi oleh pepohonan raksasa. Tugu Lor adalah tempat pelarian yang sempurna bagi mereka yang membutuhkan keteduhan maksimal tanpa harus pergi ke pinggiran kota. Suasananya yang sangat tenang menjadikan tempat ini sebagai lokasi favorit untuk bekerja (work from cafe) atau sekadar tenggelam dalam bacaan buku. Pilihan minumannya yang menyegarkan dan camilannya yang beragam akan membuat waktu terasa berputar lebih lambat di sini.
Jiwa Jawi