SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman tengah melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap ribuan penerima bantuan sosial (bansos) yang rekeningnya terindikasi terhubung dengan aktivitas judi online.
Langkah ini dilakukan menyusul adanya pembekuan sementara bantuan sosial guna memastikan penyaluran bansos tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Kepala Bidang Pelindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Sarastomo Ari Saptoto, menegaskan bahwa indikasi transaksi mencurigakan tidak serta-merta menjadi dasar pencoretan penerima bansos.
Pemerintah daerah memilih menempuh jalur kehati-hatian dengan melakukan klasifikasi dan klarifikasi langsung kepada yang bersangkutan.
“Itu kalau akan diklasifikasi ke yang bersangkutan, apakah itu benar melakukan atau tidak,” katanya saat ditemui di Sleman, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, indikasi yang muncul pada rekening penerima bansos masih perlu ditelusuri lebih lanjut karena tidak semua aktivitas transaksi mencurigakan berkaitan langsung dengan praktik judi online.
BACA JUGA : Cegah Kasus Pembuangan Bayi di Yogyakarta, Dinsos DIY Perkuat Edukasi dan Pengawasan
BACA JUGA : Sekitar 7.000 Penerima Bansos di DIY Diduga Terlibat Judi Online, Dinsos Lakukan Verifikasi Ulang
Ada sejumlah kemungkinan lain yang bisa menyebabkan sistem mendeteksi transaksi tersebut.
“Atau itu sebenarnya indikasi yang lain, misalnya anaknya cuma main game, tapi rekeningnya terindikasi seperti itu,” ucapnya.
Ia menjelaskan, proses verifikasi dilakukan dengan mencocokkan data penerima bansos, riwayat transaksi, serta klarifikasi langsung kepada penerima manfaat.
Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa kebijakan pembekuan bansos tidak merugikan masyarakat yang sebenarnya tidak melakukan pelanggaran.
Ia menegaskan, bagi penerima bansos yang setelah dilakukan pemeriksaan terbukti tidak terlibat dalam aktivitas judi online, hak atas bantuan sosial akan dipulihkan.
“Nanti kalau memang itu tidak melakukan, akan dikembalikan lagi,” tuturnya.
BACA JUGA : 8.008 Warga Bantul Hidup di Garis Kemiskinan Ekstrem, Dinsos: Ini Bukan Sekadar Soal Uang