Jelang Duel di Samarinda, PSIM Jogja Ubah Strategi Latihan dan Skuad

Kamis 29-01-2026,08:03 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

YOGYAKARTA, diswayjogja.id – PSIM Jogja kembali memfokuskan persiapan untuk menghadapi laga tandang kontra Borneo Samarinda FC pada lanjutan BRI Super League 2025/26. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (1/2/2026).

Laskar Mataram bertekad bangkit dan memperbaiki performa setelah hasil kurang maksimal pada pertandingan pekan lalu. Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, pun mengambil sejumlah langkah taktis demi memastikan persiapan tim berjalan optimal.

Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah menggeser jadwal latihan rutin dari sore ke pagi hari. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kondisi cuaca di Yogyakarta yang kerap diguyur hujan pada sore hari.

“Musim hujan, itu saja alasannya. Saya bicara dengan staf dan orang lokal yang berpengalaman terkait musim hujan di sini,” ujar Van Gastel melalui keterangan resmi klub, Rabu (28/1/2026).

BACA JUGA : PSIM Jogja Takluk 0-3 dari Persebaya, Van Gastel Soroti Kesalahan Tim

BACA JUGA : PSIM Jogja Kecolongan Gol Freitas, Persebaya Unggul 0-1 di Paruh Pertama

Pelatih asal Belanda tersebut menilai perubahan jadwal latihan diperlukan agar program latihan tidak terganggu cuaca ekstrem. Dia mengaku tim sempat kehilangan sesi latihan akibat hujan deras yang turun pada sore hari.

“Pada waktu tertentu saya perhatikan kalau pagi cuacanya cukup bagus, tapi siang menjelang sore makin memburuk. Jadi, kami putuskan latihan pagi karena kita sempat melewatkan latihan gara-gara hujan,” katanya.

Selain adaptasi terhadap cuaca, tim pelatih juga fokus menyiasati kedalaman skuad yang terbatas akibat cedera pemain. Van Gastel menegaskan pihaknya tidak akan mendatangkan pemain baru di bursa transfer dan memilih memaksimalkan pemain yang ada.

“Kami tidak dalam posisi untuk mendatangkan empat pemain, seperti Persebaya. Jadi kami memaksimalkan skuad yang kami miliki saat ini,” tegasnya.

BACA JUGA : Cerita Unik Franco Ramos Mingo, Kartu Merah dan Gol Perdana untuk PSIM Jogja

BACA JUGA : Laga Diwarnai Tiga Kartu Merah, PSIM Jogja Bungkam Madura United di Pamekasan

Meski opsi pemain terbatas, Van Gastel mengapresiasi dedikasi para pemainnya. Kembalinya beberapa pemain dari cedera, termasuk Andy Setyo, diharapkan mampu menambah variasi strategi PSIM saat menghadapi Borneo Samarinda FC.

“Saya senang dengan skuad saya karena saya pikir terutama Andy (Setyo) yang sudah lama tidak bermain, dia bermain sangat baik. Saya rasa kami mendapatkan kembali beberapa pemain yang cedera sehingga skuad akan menjadi sedikit lebih besar saat melawan Borneo,” imbuhnya.

Situasi ini menuntut kesiapan seluruh elemen tim, termasuk pemain yang selama ini minim menit bermain. Rotasi dan kesiapan mental dinilai menjadi kunci bagi PSIM untuk menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

Kategori :