Laga Sengit PSIM vs Persijap Berakhir Imbang, Van Gastel Soroti Kelemahan Bola Mati

Laga Sengit PSIM vs Persijap Berakhir Imbang, Van Gastel Soroti Kelemahan Bola Mati

PSIM Yogyakarta ditahan imbang Persijap Jepara 2-2 di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (11/3/2026) malam, Pelatih Jean-Paul Van Gastel menilai kelemahan dalam mengantisipasi bola mati menjadi penyebab timnya gagal meraih kemenangan.--dok. PSIM

BANTUL, diswayjogja.id - Pertandingan lanjutan kompetisi Super League Indonesia 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara berakhir imbang 2-2 di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Rabu (11/3/2026) malam.

Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menilai timnya sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan, namun kelemahan dalam mengantisipasi bola mati membuat kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya gagal diraih.

“Kami memulai pertandingan dengan kurang beruntung karena kebobolan dari situasi set piece di awal laga. Setelah itu kami butuh beberapa menit untuk kembali menemukan permainan kami,” kata Van Gastel usai pertandingan.

Menurutnya, setelah mampu bangkit dan unggul pada babak pertama, PSIM seharusnya bisa menambah gol sebelum turun minum.

BACA JUGA : PSIM Jogja vs Persijap Jepara Berakhir 2-2, VAR Batalkan Dua Gol

BACA JUGA : Main 10 Pemain, PSIM Imbang Tanpa Gol di Kandang Semen Padang

“Saya pikir kami lupa mencetak gol ketiga sebelum halftime. Kami sebenarnya bisa membuat skor menjadi 3-1,” ujarnya.

Van Gastel mengungkapkan Persijap tidak banyak menciptakan peluang dari permainan terbuka. Namun, tim tamu sangat berbahaya melalui situasi bola mati.

“Di babak kedua kami kehilangan kemenangan karena set pieces. Persijap tidak banyak menciptakan peluang dari open play, tetapi mereka berbahaya lewat bola mati,” jelasnya.

Meski demikian, pelatih asal Belanda itu mengakui pertandingan berlangsung menarik dengan intensitas tinggi.

BACA JUGA : PSIM Menang 4-2 atas PSBS Biak, Van Gastel: Kami Buang Energi Terlalu Banyak

BACA JUGA : PSIM Jogja vs Bali United 3-3, Laskar Mataram Bangkit di Babak Kedua Usai Tertinggal Tiga Gol

“Bagi para fans dan penonton netral, ini pertandingan yang menarik. Intensitasnya tinggi, ada banyak permainan bagus, meski juga ada beberapa kesalahan yang membuat pertandingan terasa menegangkan,” terangnya.

Sementara itu, pemain PSIM Riyatno Abiyoso mengakui hasil imbang di kandang sendiri bukanlah hasil yang diharapkan tim.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: