Ia secara khusus mengingatkan jaksa penuntut umum untuk lebih memperhatikan aspek teknis, terutama koordinasi dalam menghadirkan terdakwa yang berstatus tahanan.
Menurutnya, ketepatan waktu sangat penting untuk menjaga efektivitas dan kelancaran proses persidangan.
“Ke depan kami minta jaksa bisa membawa tahanan sesuai jadwal, supaya sidang tidak molor lagi,” tegasnya.
Usai persidangan ditutup, suasana ruang sidang sempat diwarnai oleh sorakan dari sejumlah peserta sidang yang memberikan semangat kepada terdakwa.
BACA JUGA : Polda DIY Jelaskan Prosedur Hukum Perdana Arie, Tepis Isu Penangkapan Berlebihan
BACA JUGA : Sidang Lanjutan Perdana Arie di PN Sleman, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi dan Minta Dakwaan Dibatalkan
Teriakan 'Indonesia tanpa tapol' menggema sesaat, sebelum aparat keamanan mengamankan jalannya keluar para pihak dari ruang persidangan.
Aparat memastikan situasi tetap kondusif dan tidak mengganggu aktivitas di lingkungan pengadilan.
Agenda pembacaan tuntutan pada 3 Februari mendatang dipandang sebagai salah satu momen penting dalam perkara ini.
Pada tahap tersebut, jaksa penuntut umum akan menyampaikan tuntutan hukum yang didasarkan pada rangkaian fakta persidangan, keterangan saksi, pengakuan terdakwa, serta alat bukti yang telah diajukan sepanjang proses sidang.
Pihak kuasa hukum terdakwa diperkirakan akan menyiapkan langkah lanjutan setelah tuntutan dibacakan, termasuk kemungkinan menyampaikan pembelaan atau pleidoi pada agenda sidang berikutnya.
BACA JUGA : Transparansi Bukti Digital Tersangka Jadi Fokus Sidang Perdana Arie
BACA JUGA : Wamenkum Edward Hiariej Minta Publik Hormati Proses Uji KUHAP di Mahkamah Konstitusi
Dengan demikian, proses persidangan akan memasuki fase yang semakin menentukan arah akhir perkara pembakaran tenda Polda DIY.
Pengadilan Negeri Sleman menegaskan komitmennya untuk menggelar persidangan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Publik diimbau untuk mengikuti proses ini secara tertib dan menghormati jalannya persidangan, mengingat perkara ini menjadi perhatian luas masyarakat.