Bantul Pacu Pertanian, Target Luas Tanam 35 Ribu Hektare

Senin 12-01-2026,17:28 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

BACA JUGA : KRIS RS UII Jadi Penopang Layanan Saat Kebutuhan Rawat Inap Bantul Tembus 20 Ribu Pasien

Ia menilai kolaborasi lintas sektor ini menjadi contoh sinergi yang berdampak langsung pada petani.

“Ini bukan hanya soal bantuan alat, tapi tentang kolaborasi semua pihak untuk memperkuat ketahanan pangan,” sebutnya. 

Tak hanya alsintan, pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi turut menjadi fokus utama.

Melalui dana APBD, Bantul membangun jaringan irigasi di berbagai titik yang selama ini menjadi kendala utama petani, terutama saat musim kemarau.

Pembangunan irigasi melalui APBD I mencakup 13 titik, sementara APBD II menjangkau 51 titik.

Selain itu, terdapat pembangunan tujuh titik sumber air dalam, satu titik ear pump, serta 20 titik sumber air dalam yang berasal dari bantuan kepolisian.

BACA JUGA : Dari Batik Giriloyo ke Vietnam, Desa Wisata Bantul Dorong Pemuda Mendunia

BACA JUGA : Bantul Kejar Target 8.000 Koperasi Desa Merah Putih, 75 Titik Disiapkan

Ia menegaskan, keberadaan irigasi menjadi faktor penentu keberhasilan peningkatan luas tanam dan produktivitas pertanian. 

Tanpa pasokan air yang memadai, bantuan alsintan tidak akan memberikan dampak maksimal.

“Alsintan dan irigasi itu harus berjalan beriringan. Air tersedia, alat siap, petani tinggal bergerak,” tegasnya.

Dengan dukungan alsintan terbesar di DIY dan pembangunan irigasi yang masif, DKPP Bantul optimistis sektor pertanian daerah akan semakin kuat, adaptif terhadap tantangan, dan mampu mengejar target peningkatan produksi dalam beberapa tahun ke depan.

Kategori :