BACA JUGA : BPBD Sleman Ingatkan Wisatawan Merapi: Waspada, Tetap Pantau Aktivitas Vulkanik
Ia menambahkan, meski aktivitas tampak mencolok, masyarakat tidak perlu panik karena kondisi saat ini masih dalam batas aman.
Pemantauan rutin menunjukkan rata-rata jarak luncuran berkisar antara 1.500 hingga 2.000 meter dari puncak.
"Ketika masyarakat melihat luncuran yang tampak mencolok, sesungguhnya itu merupakan aktivitas rutin yang terjadi setiap hari,” tuturnya.
BPBD Sleman terus memantau aktivitas Merapi melalui pos pemantau di kawasan rawan dan berkoordinasi dengan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.
Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga di sekitar kaki gunung dan memastikan informasi yang disampaikan kepada publik selalu akurat.
"Namun demikian, kondisi Merapi saat ini masih dalam batas aman. Rata-rata jarak luncuran berkisar antara 1.500 hingga 2.000 meter,” imbuhnya.
BACA JUGA : Sleman Diguyur Hujan Akhir Pekan, BPBD Klaim Kondisi Terkendali Meski Siklon Selatan Aktif
BACA JUGA : BPBD Bantul Kerahkan 750 Relawan dan 26 Pos Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Nataru 2025
Pihak berwenang menekankan pentingnya masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari BPBD dan pemerintah daerah, serta tidak mudah terpancing isu yang belum diverifikasi.
Kewaspadaan tetap dijaga, tetapi aktivitas gunung yang rutin ini menunjukkan bahwa Merapi masih berada pada level aman bagi warga di sekitarnya.