BACA JUGA : Jelang Nataru, Harga Cabai di Bantul Turun Tajam, Stok LPG Dipastikan Aman
Ia menjelaskan bahwa di tingkat pedagang, pasokan bawang putih yang beredar saat ini sebagian besar masih berasal dari stok lama.
Kondisi tersebut membuat harga bawang putih belum mengalami penyesuaian turun seperti komoditas hortikultura lainnya.
“Pasokan bawang putih saat ini di beberapa pedagang masih stok lama,” ujarnya.
Sementara itu, penurunan harga bawang merah terjadi seiring dimulainya masa panen di sejumlah daerah sentra produksi di Pulau Jawa.
Beberapa wilayah diketahui telah memasok bawang merah dalam jumlah besar ke pasar, sehingga stok meningkat dan harga terkoreksi.
Ia menyebut daerah sentra yang mulai panen antara lain Brebes, Ponorogo, Tulungagung, dan Kulonprogo.
Melimpahnya pasokan dari wilayah-wilayah tersebut berdampak langsung pada stabilitas harga bawang merah di Sleman.
BACA JUGA : Cabai Tembus Rp90 Ribu, TPID DIY Pastikan Beras dan Minyak Aman
BACA JUGA : Meski Cabai dan Bawang Naik, Stok Pangan Kulon Progo Dipastikan Aman Saat Nataru
Di luar dinamika per komoditas, ia memastikan bahwa secara umum kondisi pasokan barang kebutuhan pokok di Kabupaten Sleman pada Januari 2026 berada dalam kondisi aman.
Hal ini mengacu pada perhitungan pasokan yang telah dilakukan pada akhir Desember 2025.
“Berdasarkan perhitungan pasokan barang kebutuhan pokok pada akhir Desember 2025 lalu, pasokan bulan Januari ini pada kondisi aman,” jelasnya.