SLEMAN, diswayjogja.id - Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sleman pada pekan kedua Januari 2026 menunjukkan tren penurunan jika dibandingkan dengan minggu pertama.
Penurunan ini terjadi pada sebagian besar komoditas pangan strategis, mulai dari beras, minyak goreng, daging ayam, telur, hingga komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang.
Kondisi tersebut menjadi sinyal meredanya tekanan harga yang sempat meningkat selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Setelah lonjakan konsumsi pada akhir tahun, permintaan masyarakat berangsur turun dan berdampak langsung pada pergerakan harga di tingkat pasar.
Ketua Tim Kerja Distribusi dan Pemasaran Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Fitriana Nurhayati, menjelaskan bahwa penurunan harga ini merupakan respons pasar terhadap menurunnya aktivitas belanja masyarakat pasca-libur panjang.
“Penurunan harga sebagian besar komoditas saat ini disebabkan oleh penurunan permintaan setelah masa libur Nataru,” katanya, Senin (12/1/2025).
BACA JUGA : Meracik Kopi dan Kesetaraan: Kisah Cupable Coffee Sleman yang Dikelola Barista Disabilitas
BACA JUGA : PSS Sleman Tumbangkan PSIS 2-1, Magis Maguwoharjo Antar Super Elja Raih Tiga Poin
Pada komoditas beras, harga beras premium tercatat turun sebesar 0,41 persen dari Rp15.313 per kilogram menjadi Rp15.250 per kilogram.
Sementara itu, beras medium turun 0,19 persen dari Rp12.257 menjadi Rp12.233 per kilogram.
Meski penurunannya relatif kecil, tren ini menunjukkan stabilitas pasokan di awal tahun.
Harga minyak goreng juga bergerak turun. Minyakita mengalami penurunan 0,44 persen dari Rp17.652 menjadi Rp17.575 per liter.
Penurunan ini terjadi seiring berkurangnya kebutuhan konsumsi rumah tangga setelah momentum perayaan akhir tahun berakhir.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi terpantau stabil di kisaran Rp139.000 per kilogram.
BACA JUGA : Sleman Salurkan Rp1,05 Miliar Bantuan Bencana ke Enam Daerah Sumatera via Daring