Sebelumnya, pada Jumat (9/1/2026) pukul 15.48 WIB, terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur sekitar 1.000 meter ke arah barat laut. Peristiwa tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 41 mm dan durasi 137,85 detik, saat kondisi visual di puncak gunung berkabut.
"BPPTKG menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif. Jika terjadi perubahan signifikan pada aktivitas Gunung Merapi, status gunung api akan segera ditinjau kembali sesuai perkembangan terbaru," tutupnya.