Jejak Rasa Ikonik Kuliner Legendaris di Kota Bengawan Solo

Selasa 06-01-2026,07:37 WIB
Reporter : Tri Diah Aprilia
Editor : Syamsul Falaq

BACA JUGA : Murah dan Lezat! Ragam Tempat Kuliner Sekitar Stasiun Balapan Solo, Cita Rasa Terenak Dijamin Kenyang Nikmat

BACA JUGA : Cobain Lagsung, Berikut Lokasi Paling Diburu untuk Menikmati Selat Solo Cek Info Lengkapnya Disini

Timlo Sastro

Jika Anda menyukai hidangan berkuah bening, maka Timlo Sastro adalah destinasi yang tak boleh terlewatkan. Kedai ini telah berdiri sejak tahun 1952 di kawasan Pasar Gede dan menjadi jujukan favorit baik warga lokal maupun pejabat negara. Timlo adalah sup ayam bening yang kaya akan isian seperti potongan sosis Solo (telur dadar gulung), suwiran ayam, hati ampela, dan telur pindang.

Keistimewaan Timlo Sastro terletak pada kesegaran kuahnya yang tidak terlalu berminyak. Rasanya yang gurih dan hangat menjadikannya menu sarapan atau makan siang yang sangat ideal setelah lelah berkeliling mengeksplorasi bangunan-bangunan bersejarah di pusat kota.

Tengkleng

Tengkleng memiliki latar belakang sejarah yang menarik sebagai makanan rakyat jelata di masa lalu. Dahulu, hanya bagian tulang kambing dengan sedikit sisa daging yang bisa dinikmati oleh masyarakat kelas bawah. Namun kini, tengkleng justru menjadi kuliner kelas satu yang diburu wisatawan.

Tengkleng Bu Edi yang berlokasi di depan Pasar Klewer merupakan salah satu yang paling tersohor. Kuahnya yang kuning kaya akan rempah memberikan sensasi pedas dan gurih yang meresap hingga ke sumsum tulang. Menikmati tengkleng dengan cara menyesap sisa daging di sela-sela tulang kambing memberikan kepuasan tersendiri bagi para pecinta kuliner ekstrem.

Sate Kere

Hampir serupa dengan tengkleng, Sate Kere juga membawa pesan sejarah sosial. Dahulu, masyarakat yang tidak mampu membeli daging sapi menciptakan sate dari bahan yang lebih murah, yaitu tempe gembus (hasil sampingan pembuatan tahu). Meskipun namanya "kere" (miskin), cita rasanya justru sangat kaya dan mewah di lidah.

Sate ini dibakar dengan bumbu bacem yang manis dan disajikan bersama sambal kacang yang kental serta irisan lontong. Tekstur tempe gembus yang empuk dengan karamelisasi bumbu memberikan sensasi legit yang unik. Saat ini, sate kere telah menjadi salah satu hidangan favorit bahkan di jamuan resmi kenegaraan.

Gudeg Ceker Bu Kasno

Solo memiliki varian gudeg yang berbeda dengan Yogyakarta; gudeg Solo cenderung lebih gurih dan memiliki kuah santan (areh) yang lebih banyak. Salah satu yang paling fenomenal adalah Gudeg Ceker Bu Kasno di Margoyudan. Keunikannya terletak pada jam operasionalnya yang dimulai sekitar pukul 01.30 dini hari.

Meskipun buka di saat orang tertidur lelap, antrean pelanggan seringkali sudah mengular sebelum warung dibuka. Menu andalannya adalah ceker ayam yang dimasak hingga sangat empuk sehingga tulangnya mudah lepas. Menikmati seporsi gudeg hangat di tengah kesunyian kota Solo memberikan pengalaman kuliner malam yang magis.

Soto Gading 

Soto Gading telah menjadi bagian dari rutinitas pagi warga Solo sejak tahun 1974. Kedai soto ini dikenal karena konsistensi rasanya dan beragamnya lauk pendamping yang tersedia di meja, mulai dari sate usus, empal, perkedel, hingga aneka kerupuk. Kuahnya yang bening namun kaya kaldu ayam sangat menyegarkan.

Kategori :