Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi PSIM Jogja di papan atas klasemen sekaligus memperpanjang tren positif tim berjuluk Laskar Mataram di Super League 2025/2026.
Hingga pekan ke-16, PSIM Jogja menempati posisi keenam klasemen sementara Super League 2025/2026, dengan perolehan 27 poin dari tujuh kemenangan, enam seri dan tiga kali kalah.
BACA JUGA : PSIM Jogja Gagal Menang di Kandang, Van Gastel Sebut Timnya Pantas Raih 3 Poin
BACA JUGA : Tampil 10 Pemain di Akhir Laga, PSIM Jogja Imbangi PSBS Biak 2-2
Gol Tunggal Ze Valente
PSIM tampil dominan sejak babak pertama. Pada menit keenam, Ze Valente sempat mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, namun masih mudah diamankan kiper Semen Padang. Peluang kembali didapat pada menit ke-25 saat Ze Valente berhadapan langsung dengan penjaga gawang, namun belum berbuah gol.
Semen Padang juga memberikan ancaman, salah satunya melalui sundulan pemainnya pada menit ke-20 yang masih melebar. PSIM sempat berharap mendapat penalti pada menit ke-44, namun setelah pengecekan VAR, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Semen Padang nyaris unggul lebih dulu lewat tembakan keras Ezekiel Stewart pada menit ke-52, namun berhasil diblok kiper PSIM, Cahya Supriadi.
PSIM akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-59 saat wasit menunjuk titik putih usai kemelut di kotak penalti Semen Padang. Keputusan tersebut sempat memicu protes dari kubu lawan hingga pelatih Semen Padang diganjar kartu kuning.
Ze Valente yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-64, membawa PSIM unggul 1-0. Hingga tambahan waktu lima menit di akhir laga, skor tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.