Daftar Rekomendasi Oleh-Oleh Bandung Paling Ikonik dan Kekinian, Simak Ulasan Selengkapnya Disini

Minggu 04-01-2026,15:37 WIB
Reporter : Tri Diah Aprilia
Editor : Syamsul Falaq

Wangi pisang yang kuat dengan topping mentega aneka rasa.

Tahu Susu Lembang

Lembang tidak hanya menyuguhkan wisata alam, tetapi juga inovasi tahu yang berbeda. Tahu Susu Lembang memiliki keunikan pada campuran bahan kedelai yang dipadukan dengan susu sapi murni. Hasilnya adalah tahu dengan tekstur bagian dalam yang sangat creamy dan lembut, jauh melampaui tekstur tahu biasa. Biasanya dijual dalam kondisi mentah siap goreng, oleh-oleh ini sangat digemari karena rasa gurihnya yang meresap hingga ke dalam.

Oleh-Oleh Legendaris yang Tetap Eksis

Roti Sisir Toko Kue Liza

Toko Kue Liza membawa kembali kepopuleran roti sisir ke permukaan. Dengan tekstur serat roti yang halus dan aroma margarin yang harum, roti ini menjadi teman yang sangat cocok untuk minum teh atau kopi di sore hari. Tersedia dalam varian rasa manis dan asin, roti sisir ini juga memiliki daya simpan yang cukup lama tanpa mengurangi kelembutannya, sehingga sangat aman untuk dibawa sebagai buah tangan.

BACA JUGA : Semarak Pergantian Tahun Menikmati Malam Tahun Baru 2026 di Bandung

BACA JUGA : Menemukan Ketenangan di Alam Bandung dan Kelezatan Tersembunyi di Cimahi, Cek Info Selengkapnya Disini

Batagor Riri

Batagor (Bakso Tahu Goreng) adalah salah satu "wajah" kuliner Bandung. Di antara sekian banyak penjual, Batagor Riri tetap menjadi favorit berkat ukuran batagornya yang mantap dan bumbu kacangnya yang kental serta kaya rasa. Untuk keperluan oleh-oleh, mereka menyediakan kemasan vakum yang praktis dan higienis. Teknik pengemasan ini menjaga kesegaran adonan ikan tenggiri di dalamnya agar tetap nikmat saat digoreng ulang di rumah.

Colenak Murdi Putra

Nama "Colenak" sendiri merupakan akronim dari "dicocol enak". Kudapan ini terbuat dari peuyeum atau tape singkong yang dibakar hingga terkaramelisasi, lalu disiram dengan saus gula merah yang dicampur parutan kelapa. Colenak Murdi Putra adalah penjual yang paling terkenal karena tetap mempertahankan resep autentik sejak puluhan tahun lalu. Ini adalah pilihan tepat jika Anda ingin membawa pulang cita rasa asli tanah Pasundan.

Kopi Aroma

Berdiri sejak tahun 1930, Kopi Aroma bukan sekadar tempat membeli kopi, melainkan situs sejarah. Didirikan oleh Tan Houw Sian, kopi di sini diproses secara tradisional menggunakan mesin-mesin tua dan melalui proses pematangan biji kopi selama bertahun-tahun untuk mengurangi kadar asam. Wanginya yang sangat khas dan pekat menjadikannya oleh-oleh wajib bagi para penikmat kopi yang menghargai proses manual yang jujur.

Toko Roti Sidodadi

Toko Roti Sidodadi adalah definisi dari kata "setia pada tradisi". Sejak 1954, toko ini tidak pernah mengubah resepnya dan tetap konsisten tidak menggunakan bahan pengawet. Ukuran rotinya mungkin terlihat sederhana, namun tekstur padat dan rasa jadulnya menawarkan nostalgia bagi siapa saja yang memakannya. Dengan puluhan varian rasa seperti kismis, nanas, hingga srikaya, roti ini selalu habis diborong pembeli setiap harinya.

Kategori :