Libur Akhir Tahun, Malioboro Berpotensi Dikunjungi Hingga 100 Ribu Orang per Hari

Selasa 30-12-2025,08:23 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

Dalam surat edaran itu, pemerintah mengimbau agar perayaan dilakukan secara khidmat dan sederhana, serta menghindari penggunaan petasan, mercon, kembang api, pawai kendaraan bermotor, dan hiburan musik yang bersifat euforia.

BACA JUGA : Wisatawan Padati Malioboro Lebih dari 1,2 Juta Selama Libur Nataru

BACA JUGA : Akses Malioboro Dibuka Tutup, Arus Kendaraan Jalan Mataram Padat Merayap

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan imbauan tersebut bertujuan menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama libur akhir tahun.

“Himbauan kita ini untuk tidak berpesta pora, tidak banyak menyalakan kembang api maupun mercon. Kalau punya rezeki, saya harap bisa diikhlaskan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera,” ujar Hasto, Senin (29/12/2025).

Hasto menambahkan, kewenangan terkait larangan dan sanksi penggunaan petasan dan mercon berada di pihak kepolisian. Pemerintah Kota Yogyakarta, kata dia, mendukung penuh langkah tersebut.

Terkait sektor pariwisata, Hasto optimistis Yogyakarta tetap menjadi destinasi favorit wisatawan. Ia menilai kondisi kota yang aman dan kondusif menjadi daya tarik utama, termasuk di tengah isu aktivitas Gunung Merapi.

BACA JUGA : Malioboro Padat, Hasto Ajak Warga Jogja Wisata ke Kulon Progo hingga Gunungkidul

BACA JUGA : Kridosono hingga Malioboro, Ini Rekayasa Lalu Lintas Polresta Yogyakarta Saat Nataru

“Yogya ini aman, tentram, dan tidak ada masalah. Isu siaga Merapi hanya di radius tertentu dan jauh dari Kota Yogyakarta. Insyaallah Yogya tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi,” imbuhnya.

Pemkot Yogyakarta memilih untuk mengawal kegiatan yang tumbuh secara alami di masyarakat dan komunitas tanpa membuat agenda acara khusus.

“Kami tidak membuat agenda acara secara khusus karena acara dari komunitas sudah cukup banyak. Kami tinggal mengawal saja, karena puncak kegiatan di Malioboro sudah menjadi bagian dari aktivitas yang tumbuh secara alami,” tandasnya.

Kategori :