“Kami terus memantau kondisi siswa. Berdasarkan pemantauan terakhir, tidak ada penambahan kasus setelah gelombang awal kejadian,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan bersama sekolah dan fasilitas kesehatan masih menangani siswa yang terdampak. Selain itu, mekanisme pembiayaan pengobatan para korban sementara ditanggung Pemkab melalui Jaring Pengaman Sosial (JPS).
Kasus keracunan di Mlati ini menambah sorotan terhadap keberlangsungan program MBG yang digadang sebagai program unggulan pemerintah pusat.
BACA JUGA : Fakta Mengejutkan! Keracunan Massal MBG di Sleman Disebabkan Cemaran Bakteri dari Air Cuci Ompreng
BACA JUGA : Bupati Sleman Serahkan Perbub Batas Kalurahan, Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum Desa
Ke depan, koordinasi lintas lembaga diharapkan dapat diperkuat agar distribusi menu aman dan layak konsumsi di seluruh sekolah.