Guru Ikut ‘Kena’ Paket MBG di Sleman, Sekda Jelaskan Kronologi dan Mitigasi

Rabu 20-08-2025,19:32 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

SLEMAN, diswayjogja.id - Kasus dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sleman kembali menimbulkan perhatian setelah beberapa guru dilaporkan ikut ‘kena’ paket makanan yang seharusnya hanya untuk siswa. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Susmiarto, menjelaskan kronologi dan langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah daerah.

“Makanya kemarin ada guru yang ikut mencicipi untuk memastikan, misalnya, bau atau ciri mencurigakan,” katanya saat ditemui di Kantor Sekda Sleman, Rabu (20/8/2025).

Ia menambahkan, setiap langkah pendistribusian makanan telah dicatat secara tertulis agar mitigasi risiko bisa dilakukan. 

BACA JUGA : Kasus MBG Sleman, Proses Penyelidikan Libatkan Polisi hingga BPOM

BACA JUGA : Kepala SMP Muhammadiyah 3 Mlati Klarifikasi Kasus MBG, Pastikan Kondisi Siswa Membaik

“Itu saya minta dibuat tertulis, sehingga kita sudah mitigasi jika ada kejadian,” ujarnya.

Meski makanan diperuntukkan siswa, beberapa guru tetap terdampak. 

“Iya, karena makanan itu hanya untuk siswa. Makanya saya heran, kok ada guru yang terkena,” jelasnya.

Menurutnya, guru yang ikut mencicipi paket memang diminta oleh Dinas Pendidikan, sementara distribusi di beberapa sekolah berbeda. 

“Dia memang diminta oleh Dinas Pendidikan untuk itu. Tapi kan satu SPPG, yang SMA aman, yang SD tidak kena. Nah, tidak tahu apakah tahapan masaknya berbeda, meskipun menunya sama,” ucapnya.

Untuk mencegah kekeliruan, kuota makanan untuk guru diberikan sebagai cadangan. 

BACA JUGA : Usai Keracunan, SMP Muhammadiyah 3 Mlati Setop Konsumsi MBG Mulai Hari Ini

BACA JUGA : Ratusan Siswa dari Tiga Sekolah di Sleman Keracunan Diduga Usai Konsumsi MBG

“Dikasih cadangan kayaknya, hanya cadangan, guru tidak dapat. Kuotanya dilebihkan satu,” tegasnya.

Kategori :