Kronologi Lengkap Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng, Ditusuk 14 Kali
Polres Bantul mengungkap kasus pengeroyokan sadis yang menewaskan remaja 16 tahun. Tujuh pelaku berhasil ditangkap, korban mengalami kekerasan brutal termasuk penusukan hingga 14 kali.--dok. Polres Bantul
BANTUL, diswayjogja.id - Kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan seorang remaja di Bantul akhirnya terungkap. Korban berinisial IDS (16) meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan sadis oleh sekelompok pelaku yang diduga berasal dari geng berbeda.
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Kemah Wisata Gadung Mlati, Caturharjo, Pandak.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pengeroyokan diawali dengan komunikasi melalui media sosial. Pelaku menghubungi korban dan memastikan keterlibatannya dalam kelompok tertentu sebelum akhirnya mengajak korban bertemu,” ungkap Bayu dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Selasa (28/4/2026).
Korban kemudian dijemput oleh dua pelaku dan dibawa ke lokasi kejadian. Di tempat tersebut, korban langsung menjadi sasaran kekerasan oleh sejumlah pelaku lain.
BACA JUGA : Pelajar 16 Tahun di Bantul Tewas Dikeroyok, 7 Pelaku Jadi Tersangka
BACA JUGA : Kasus Pengeroyokan Bantul, Disdikpora Jogja Sebut Solidaritas Pelajar Bisa Picu Kekerasan
“Saudara J ini merupakan inisiator maupun aktor intelektual yang memerintahkan pelaku lain untuk menjemput korban,” ujar Bayu.
Setibanya di lokasi, korban dikeroyok secara brutal. Para pelaku melakukan pemukulan menggunakan tangan kosong, gesper, hingga benda keras seperti pipa paralon.
Tak hanya itu, korban juga mengalami tindakan penyiksaan yang tergolong sadis.
“Pelaku melakukan penusukan terhadap korban sebanyak kurang lebih 14 kali menggunakan gunting yang telah dipersiapkan dari rumah,” jelas Bayu.
BACA JUGA : Pengeroyokan Pelajar Bantul hingga Tewas, JPW Desak RDPU ke Komisi III DPR RI
BACA JUGA : Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Ilham Dwi Saputra, Dua Orang Ditahan
Selain penusukan, korban juga disundut rokok di beberapa bagian tubuh, termasuk dada, punggung, hingga kemaluan. Bahkan, ada pelaku yang melindas kepala korban menggunakan sepeda motor.
“Ini perbuatan yang sangat kejam dan tidak manusiawi,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: