Jika Anda ingin tampil seperti pria-pria "Old Money" dalam film klasik seperti The Talented Mr. Ripley atau The Great Gatsby, pilihlah jas berbahan linen ringan atau wool premium, terutama dalam warna beige, olive, atau abu muda.
Double-breasted suit juga sering diasosiasikan dengan gaya "Old Money", terutama jika dipadukan dengan dasi polos minimalis dan sepatu kulit berwarna cokelat gelap. Pilihan ini memancarkan aura formalitas yang klasik dan berwibawa, cocok untuk acara-acara penting.
Ciri-Ciri Utama Gaya Fesyen "Old Money" Pria:
Palet Warna Netral dan Klasik
Gaya ini sangat identik dengan penggunaan warna-warna netral dan klasik seperti putih, navy, abu-abu, beige, cokelat, krem, atau warna pastel yang menenangkan dan tidak mencolok.
BACA JUGA : Ide Styling Tren Fashion Pria Dengan Jaket Bomber, Model Yang Keren Dan Nyaman Untuk Nongkrong 2025
BACA JUGA : Inspirasi Pada Padan Gaya Fashion Hijab Dengan Rok Plisket, Tampilan Lebih Trendi Dan Feminin Look
Potongan Pas di Badan (Tailored Fit)
Outfit "Old Money" selalu menampilkan kesan potongan yang pas di badan (tailored fit), tidak terlalu oversized (terlalu besar) atau terlalu ketat.
Material Berkualitas Tinggi
Pakaian yang dikenakan umumnya terbuat dari material berkualitas premium seperti katun premium, wool, linen, kasmir, dan lain-lain. Kualitas bahan ini menjamin kenyamanan, daya tahan, dan penampilan yang berkelas.
Penampilan Tidak Mencolok
Gaya "Old Money" sangat menghindari kesan pamer. Pakaiannya tidak menampilkan logo merek yang besar, grafis yang ramai, atau warna-warna mencolok. Daya tarik utamanya terletak pada kualitas dan kesederhanaan yang tetap menarik perhatian.
Aksesori Klasik dan Fungsional
Dari segi aksesori, pria "Old Money" biasanya mengenakan jam tangan klasik, ikat pinggang kulit berkualitas, dan jenis sepatu seperti loafers, oxford shoes, driving shoes, boat shoes, dan chelsea boots (untuk musim dingin). Aksesori ini melengkapi penampilan tanpa mendominasi.
Prinsip Understated Elegance
Gaya ini tidak bertujuan untuk flexing (pamer kekayaan), tetapi lebih kepada menunjukkan kesederhanaan yang elegan dan timeless, dengan memadukan item dasar berkualitas yang mampu berbicara tentang selera tanpa harus banyak berkata-kata. Ini adalah investasi gaya, bukan sekadar pembelian impulsif.