Para anggota Muhammadiyah yang telah melakukan migrasi ke E-KTAM, bakal mendapatkan sejumlah loyalty program melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
BACA JUGA : Haedar Nashir Ajak Pancasila sebagai Kompas Ideologis Etika Bernegara
BACA JUGA : Haedar Nashir Ajak Transparansi Halal Pasca Temuan Makanan Bersertifikat Halal Mengandung Babi
"LabsMu sudah membuat loyalty program yang bermanfaat untuk persyarikatan. Jadi ada mitra Muhammadiyah contohnya bidang FNB (Food and Beverage) misalnya ada diskon khusus untuk warga Muhammadiyah," tuturnya.
Meski baru tahap peluncuran, pihaknya tengah mensosialisasikan e-KTAM itu melalui distribusi mulai dari Pimpindan Daerah hingga ke Pimpinan Ranting Muhammadiyah.
"Makanya kami sosialisasikan distribusinya hingga ranting, yang jelas aplikasi sudah dikembangkan. Jadi semuanya sudah satu sistem," imbuhnya.
Sementara Co-founder dan President VIDA, Sati Rasuanto, mengatakan untuk menjawab tantangan era digital dan zaman pernubahan zaman ke era digital, maka Muhammadiyah juga harus bisa beradaptasi dan bertransformasi.
BACA JUGA : Soal Pengelolaan Tambang, Muhammadiyah Berkomitmen Untuk Kepentingan Kesejahteraan Masyarakat
BACA JUGA : Haedar Nashir Dukung Komitmen Presiden Prabowo Untuk Berantas Korupsi yang Tuntas dan Berani
Menurutnya, e-KTAM merupakan revolusi sistem keanggotaan digital untuk menjalin ukhuwah Islam, silaturahmi, dan persaudaraan di ruang digital yang aman.
"Ini bukan hanya jalan hijrah dari sebuah kartu tanda anggota fisik menjadi elektronik. Ini adalah sebuah revolusi dalam sistem keanggotaan," terangnya.
Sebagai penyedia layanan identitas digital dengan standar keamanan global, termasuk teknologi enkripsi data tingkat tinggi, autentikasi biometrik dan verifikasi liveness dan tanda tangan elektronik yang sah secara hukum, pihaknya memastikan teknologi ini memungkinkan proses verifikasi keanggotaan Muhammadiyah secara cepat, aman, dan terhindar dari risiko pemalsuan identitas.
"Dengan satu identitas yang terverifikasi tersebut dan aman, seorang anggota di daerah terpencil dapat mengakses layanan kesehatan atau pendidikan Muhammadiyah secara digital dengan lebih mudah dan aman. Bayangkan proses iuran dan partisipasi anggota menjadi lebih transparan dan akuntabel melalui satu pintu aplikasi," pungkasnya.