Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditutup, Ini Alasan dan Rencana Rest Area

Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditutup, Ini Alasan dan Rencana Rest Area

Suasana lengang pada Minggu (18/10/2026), di mana Jalan Baru Kretek-Girijati atau Kelok 23 disepakati ditutup sementara hingga pekerjaan lanjutan paket LOT 17A selesai. Satker PJN DIY menyebut evaluasi keselamatan menemukan parkir sembarangan.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

BANTUL, diswayjogja.id - Jalan Baru Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 di kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) disepakati untuk ditutup sementara. 

Kebijakan ini diambil setelah evaluasi bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan DIY menemukan sejumlah persoalan terkait keselamatan pengguna jalan.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) DIY, Tisara Sita, menyampaikan bahwa evaluasi tersebut menyoroti perilaku pengguna jalan yang berhenti dan parkir sembarangan, aktivitas turun ke area timbunan material, serta pedagang yang berjualan di lokasi yang tidak semestinya.

Dengan mempertimbangkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, forum lalu lintas menyepakati penutupan sementara ruas jalan baru Kretek-Girijati hingga pekerjaan lanjutan pada bagian akhir ruas tersebut, yakni paket 017A, selesai dilaksanakan.

BACA JUGA :  Kelok Berubah Jadi Kelok 23, Ada Tebing Rawan Runtuh di Balik Desain Jalurnya

BACA JUGA : Uji Coba Jalan Kelok 23 Dimulai Hari Ini, Pemda DIY Siapkan Evaluasi Sebelum Dibuka Penuh

“Dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan DIY menyepakati penutupan sementara ruas jalan baru Kretek-Girijati hingga pekerjaan lanjutan yang berada di akhir ruas Kretek-Girijati sebelumnya atau paket Lot 17A selesai dilaksanakan,” kata Tisara dalam keterangan video, Kamis (29/10/2026).

Penutupan sementara tersebut menjadi langkah untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas dan risiko kecelakaan di jalur yang memiliki panorama alam menarik itu.

Sebagai bagian dari penataan kawasan, pemerintah merencanakan pembangunan rest area di titik STA 3.700 pada ruas Kretek-Girijati.

Rest area tersebut dirancang untuk menyediakan fasilitas bagi pengguna jalan sekaligus menjadi tempat perhentian yang lebih tertata.

BACA JUGA : Kelok 18 Bantul-Gunungkidul Uji Coba Mulai 14 September, Ini Tahapan Sebelum Dibuka Penuh

BACA JUGA : Tembus Rp254 Miliar, Jalan Kelok 18 Bakal Pangkas Waktu Tempuh ke Pantai Gunungkidul, Siap-Siap Bikin Pangling

Fasilitas yang direncanakan meliputi toilet, musala, tempat parkir, tempat istirahat, serta area penjualan bagi pedagang.

“Direncanakan pembangunan rest area di STA 3.700. Rest area ini menyediakan fasilitas berupa toilet, musala, tempat parkir, tempat istirahat dan area penjualan bagi pengguna jalan,” ujar Tisara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: