Berkarya di Jogja, Manfaatkan Media Sosial, Lukisan Seniman Ini Melanglang Buana hingga Luar Negeri

Berkarya di Jogja, Manfaatkan Media Sosial, Lukisan Seniman Ini Melanglang Buana hingga Luar Negeri

Bagi pelukis Rudy Mardijanto, ide untuk melahirkan sebuah karya tidak selalu harus datang dari sesuatu yang besar. Hal-hal sederhana yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari justru kerap menjadi sumber inspirasi untuk dituangkan ke atas kanvas.--FOTO : Dhani Irawan/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id – Bagi pelukis Rudy Mardijanto, ide untuk melahirkan sebuah karya tidak selalu harus datang dari sesuatu yang besar. Hal-hal sederhana yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari justru kerap menjadi sumber inspirasi untuk dituangkan ke atas kanvas.

Pelukis yang tinggal di Perumahan Temuwuh Lor, Balecatur, Gamping, Sleman, ini banyak mengangkat pengalaman dan kejadian yang pernah dilihatnya. Mulai dari suasana pertunjukan wayang, pasar, aktivitas masyarakat, kebiasaan membatik hingga berbagai pengalaman masa kecil.

"Konsepnya itu misalkan apa yang saya lihat, yang pernah saya alami, yang di sekitar saya, itu konsep-konsep saya. Nonton wayang juga bisa, pengalaman kecil juga bisa," kata Rudy Mardijanto kepada Disway Jogja, Minggu 13 September 2026.

Rudy merupakan pelukis yang pernah menempuh pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Dalam perjalanan berkaryanya, ia banyak menghasilkan lukisan yang kemudian dikategorikan sebagai karya dekoratif. Permainan komposisi dan warna menjadi salah satu karakter yang menonjol dalam karya-karyanya.

BACA JUGA : Menyongsong Matahari 2026, Nasirun Hadirkan Pameran Lukisan Sarat Refleksi Hidup di Yogyakarta

BACA JUGA : Bak Lukisan, Pesona Indahnya Bukit Tanarara Sumba Magnet Kuat Wisatawan, Simak Ulasan Lengkapnya Disini

Namun bagi Rudy, seorang pelukis tidak harus sejak awal sibuk memikirkan dirinya masuk dalam aliran tertentu. Baginya, yang terpenting adalah terus berkarya dan menjaga kualitas karya.

"Pelukis itu banyak yang tidak menekuni aliran. Saya sendiri senang melukis seperti ini. Nanti kalau sudah jadi, pengelompokannya bisa dilakukan oleh kurator. Kalau saya mungkin masuk dekoratif," ujarnya.

Dari Sketsa hingga 100 Persen

Rudy juga memanfaatkan perkembangan media sosial untuk memperkenalkan sekaligus menjual karyanya. Instagram menjadi salah satu media yang digunakannya untuk menampilkan lukisan kepada calon pembeli.

Menariknya, ia tidak hanya mengunggah lukisan yang sudah selesai. Proses penciptaan karya juga kerap dibagikan secara bertahap, mulai dari sketsa awal hingga lukisan mencapai tahap penyelesaian.

BACA JUGA : Berlangsung Selama Empat Hari, 80 Lukisan Ramaikan Pasar Merdeka di Taman Budaya Embung Giwangan

BACA JUGA : Seni Jathilan Plonogati Reborn Pertahankan Keberadaan Seni Tradisi di Pasekan Kidul

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: